Limapuluh Kota: Irsyad Syafar Tampung Aspirasi Masyarakat Simalanggang

oleh -177 Dilihat
reses-perorangan,-irsyad-syafar-serap-aspirasi-tokoh-masyarakat-nagari-simalanggang
Reses Perorangan, Irsyad Syafar Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat Nagari Simalanggang

Limapuluh Kota – Penguatan pendidikan karakter dan moral generasi muda menjadi fokus utama dalam reses perseorangan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Syafar, yang digelar di SD IT AR Risalah, Nagari Simalanggang, pada Sabtu (26/7). Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pendidikan dan permasalahan sosial.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, wali murid, tenaga pendidik, serta perwakilan nagari, berbagai isu penting mengemuka. Fauzul Azim, Kepala Sekolah SD IT AR Risalah, menyampaikan apresiasi atas usulan pembangunan jalan lingkungan ke sekolah mereka yang akan segera direalisasikan. “Kami berharap dukungan berkelanjutan, baik dalam peningkatan sarana fisik maupun program pendidikan sekolah,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat, Eddi Rusydi, menyoroti pentingnya dukungan konkrit dari anggota dewan dalam memajukan pendidikan dan pemberdayaan warga Nagari Simalanggang. Sri Melta, warga lainnya, meminta arahan terkait akses beasiswa bagi siswa berprestasi yang kurang mampu.

Selain isu pendidikan, reses ini juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan kegelisahan terkait permasalahan sosial. Muhammad Ger, seorang warga, mengungkapkan keresahannya terhadap maraknya penyakit masyarakat seperti judi dan penyimpangan perilaku. “Pemerintah dan DPRD harus hadir melalui regulasi dan edukasi yang menyentuh akar persoalan,” tegasnya.

Buk Ade, warga lainnya, menyoroti praktik pendidikan seni tari di sekolah yang dinilai kurang sesuai dengan nilai-nilai syariat. Ia mencontohkan kegiatan tari siswa laki-laki dan perempuan yang berpegangan tangan, dan meminta agar pendidikan tetap berlandaskan nilai agama dan budaya Minangkabau.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Irsyad Syafar menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun nagari, terutama melalui pendidikan karakter dan penguatan moral generasi muda.

“Sekolah rakyat harus menjadi benteng akhlak dan intelektual anak-anak kita,” kata Irsyad. “Sementara itu, penyakit masyarakat harus kita lawan bersama melalui penguatan keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial.”

Irsyad juga membuka ruang konsultasi di luar masa reses bagi masyarakat yang ingin menyampaikan program secara kolektif dan terarah.