KUA Padang Barat Ciptakan Tujuh Inovasi Pelayanan Masyarakat

oleh -11 Dilihat
kua-padang-barat-ciptakan-tujuh-inovasi-dalam-pelayanan-dan-edukasi-masyarakat
KUA Padang Barat Ciptakan Tujuh Inovasi Dalam Pelayanan dan Edukasi Masyarakat

Padang – Kantor Urusan Agama (KUA) Padang Barat, Kota Padang, menghadirkan sejumlah inovasi layanan dan edukasi bagi warga Kecamatan Padang Barat. Terobosan ini tidak hanya menyasar administrasi keagamaan, tetapi juga penguatan kesehatan rohani dan jasmani masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kepala KUA Padang Barat, Tasman, S.Sos.I., M.M., mengatakan pihaknya terus memaksimalkan pelayanan publik dengan dukungan sistem online agar masyarakat lebih mudah mengurus berbagai kebutuhan administrasi.

“Kami berupaya memberi kemudahan kepada masyarakat, apalagi sekarang semua sudah didukung sistem online,” ujar Tasman.

Ia menjelaskan, KUA Padang Barat juga mengembangkan pola kerja yang mengedepankan sinergi lintas instansi. Langkah itu dilakukan untuk mendorong kesejahteraan sekaligus menjaga kesehatan mental dan fisik masyarakat.

Menurut Tasman, ada tujuh inovasi yang dijalankan KUA Padang Barat di bawah pembinaan Kementerian Agama Kota Padang, Sumatera Barat.

Inovasi pertama bernama SAHARA atau Sahabat Sehat Rohani dan Raga. Program ini mencakup pembinaan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, penyuluhan kepada pegawai Puskesmas Padang Pasir, serta edukasi di posyandu Kecamatan Padang Barat.

Melalui program itu, calon pengantin diharapkan memahami pentingnya kesehatan jasmani, pengetahuan agama, kesehatan reproduksi, serta kesiapan mental spiritual dalam membangun rumah tangga. Sementara pegawai puskesmas mendapat penguatan iman dan pemahaman keagamaan, termasuk kemampuan membaca Al Quran dengan lebih baik.

Di posyandu, masyarakat khususnya ibu dan anak memperoleh edukasi kesehatan jasmani dan rohani. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi layanan kesehatan dan keagamaan di tingkat kelurahan.

Inovasi kedua adalah LIMIT PELITA atau Lima Belas Menit Peduli Lingkungan Kita. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan kantor KUA yang bersih, indah, dan nyaman. Selain itu, budaya kerja ASN yang peduli lingkungan juga tumbuh, sehingga pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih sehat dan menyenangkan.

Berikutnya, KUA Padang Barat menjalankan KABA ZUHUR atau Kajian Qabla Zuhur. Program ini menghadirkan kajian singkat sebelum zuhur agar jamaah mendapat tambahan ilmu setiap hari dan suasana masjid menjadi lebih hidup.

Tasman menilai kegiatan ini juga ikut memperkuat pemahaman agama di tengah keluarga. Dari situ, ia berharap terbentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, sekaligus membuat masyarakat semakin dekat dan percaya terhadap layanan KUA.

Inovasi keempat, MANIS atau Mengkaji Ilmu Agama Nikmat dalam Majelis, mendorong masyarakat untuk aktif belajar agama. Program ini diharapkan melahirkan majelis taklim yang inklusif, aktif, dan moderat di setiap kelurahan.

Tasman menyebut, MANIS juga ditujukan untuk menciptakan kerukunan dan harmoni sosial di tengah masyarakat Padang Barat.

Program kelima adalah BELANJA, singkatan dari Belajar Alquran Sampai Usia Senja. Inovasi ini menyasar kalangan lansia, khususnya ibu-ibu, agar mampu membaca Al Quran dengan baik dan benar.

Selain meningkatkan kemampuan baca Al Quran, program ini juga menumbuhkan cinta terhadap kitab suci hingga usia lanjut. Lansia pun diharapkan menjadi jamaah yang berdaya dan berilmu bagi keluarga maupun lingkungannya.

Selanjutnya, BUMY atau Bina Umat Melalui Yassinan. Program ini diarahkan untuk membangun jamaah yang aktif dan rutin, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, para lansia juga didorong agar lebih dekat dengan Al Quran dan ajaran Islam.

Inovasi terakhir adalah MERATA atau Membina Remaja Ta’at Agama. Program ini menyasar remaja masjid dan pelajar sekolah agar tumbuh menjadi generasi yang taat beragama, berakhlak mulia, dan terhindar dari pengaruh negatif zaman.

Tasman mengatakan, program tersebut melibatkan sinergi antara masjid, mushala, sekolah, dan masyarakat dalam membina generasi Qurani. Ia menambahkan, MERATA juga mendorong ukhuwah serta semangat kepemimpinan Islami di kalangan remaja Padang Barat.