Klinik Minang Bangkit: DPRD Sumbar Genjot UMKM Naik Kelas

oleh -129 Dilihat
ketua-dprd-sumbar-berharap-4.876-umkm-naik-kelas-lewat-klinik-minang-bangkit
Ketua DPRD Sumbar Berharap 4.876 UMKM Naik Kelas Lewat Klinik Minang Bangkit

Padang – DPRD Sumatera Barat memberikan apresiasi atas kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam upaya memulihkan ribuan UMKM yang terdampak bencana.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemulihan 4.876 UMKM melalui Klinik UMKM Minang Bangkit.

Apresiasi ini disampaikan saat peresmian klinik oleh Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Y Moraza, di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Jumat (23/1).

Muhidi menilai, Klinik UMKM Minang Bangkit adalah bukti keseriusan negara dalam melindungi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Kami sangat mengapresiasi program aktivasi Klinik UMKM Bangkit Minang Bangkit ini,” kata Muhidi.

Program ini memprioritaskan pendampingan UMKM terdampak bencana, namun terbuka bagi pelaku UMKM lain.

Muhidi menekankan pentingnya klinik bekerja serius, fokus, dan berkelanjutan.

Klinik UMKM Minang Bangkit dirancang dengan pendekatan layanan kesehatan, memeriksa kondisi usaha pelaku UMKM.

“Karena ini klinik, maka intinya memeriksa. Apa masalah UMKM-nya, apa kebutuhannya, lalu apa resep agar UMKM itu bisa maju dan berkembang kembali,” jelasnya.

Pendekatan ini meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, dan rekomendasi strategi konkret.

Muhidi mengimbau pelaku UMKM memanfaatkan klinik ini untuk pemulihan dan peningkatan kapasitas usaha.

Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Y Moraza, menyatakan, klinik ini menjadi pusat pemulihan dan penguatan UMKM pascabencana.

“Klinik UMKM ini menjadi simpul koordinasi untuk pendataan UMKM, pemulihan mental, pendampingan usaha, akses pembiayaan, serta penguatan akses pasar melalui digitalisasi,” jelas Helvi.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini.

Ia menyebut, Klinik UMKM Minang Bangkit sejalan dengan kebutuhan masyarakat Sumbar yang berupaya bangkit dari dampak bencana.

Dari 740.347 UMKM di Sumbar, 4.876 UMKM terdampak langsung bencana, dan 11.107 pelaku UMKM nasabah perbankan turut terdampak.