IPeKB Padang Panjang Gelar Aksi Cegah Stunting, Berdenting

oleh -223 Dilihat
ipekb-berdenting,-cegah-stunting-lewat-program-orang-tua-asuh
IPeKB Berdenting, Cegah Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh

Padang Panjang – Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Padang Panjang menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting melalui program “Berdenting” (Berbagi dengan Keluarga Risiko Stunting). Inisiatif ini merupakan respons terhadap Program Nasional Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang dicanangkan oleh Kemendukbangga/BKKBN.

Aksi sosial ini menjadi perwujudan nyata dari kepedulian para penyuluh KB di Padang Panjang dalam upaya percepatan penurunan stunting, terutama pada kelompok usia 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Anhar, Ketua DPC IPeKB Padang Panjang, menjelaskan bahwa kegiatan yang bertema “Assalam” (Atasi Stunting, Sejahterakan Masyarakat) ini adalah bentuk kepedulian anggota IPeKB terhadap keluarga yang berisiko stunting. “Para penyuluh KB menyisihkan sebagian rezeki setiap bulannya untuk membantu keluarga yang membutuhkan,” ujarnya pada Selasa (22/7/2025). “Saat ini, kami menjadi orang tua asuh bagi dua anak baduta (bawah dua tahun) yang berisiko stunting di dua kelurahan berbeda.”

Dua anak asuh tersebut berasal dari Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) dan Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB). Setiap anak menerima bantuan gizi berupa susu, telur, dan biskuit bergizi senilai Rp450.000 per bulan.

Selain memberikan bantuan nutrisi, IPeKB juga berperan sebagai penghubung bagi keluarga asuh untuk mengakses layanan bantuan sosial lainnya yang relevan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Pendampingan ini akan terus dilakukan selama periode emas 1.000 HPK, hingga anak mencapai usia dua tahun.

Kegiatan IPeKB Berdenting yang dimulai pada Jumat (18/7/2025) lalu, turut melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA, Osman Bin Nur, Sekretaris Dinas, Yetti Syofyarni, Kabid PPKB, Upit Harnita, Plt Camat PPT, Doni Rahman, Camat PPB, Romi Ar Rahman, lurah setempat, bidan kelurahan, Tim Pendamping Keluarga, dan kader Posyandu.

Osman Bin Nur mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh IPeKB. Ia berharap bahwa langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam program orang tua asuh bagi keluarga yang berisiko stunting.

“Melalui semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, diharapkan lahir generasi yang sehat dan cerdas, yang menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.