Hujan dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Padang

oleh -29 Dilihat

Padang – Hujan deras yang disertai angin kencang di Kota Padang pada Kamis (21/5/2026) membuat dua pohon tumbang di dua titik berbeda. Kejadian itu sempat menghambat akses warga dan merusak fasilitas umum, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, tepatnya di rumah Pak Aziar Anas, sekitar pukul 06.18 WIB. Sebatang pohon rambutan setinggi sekitar 15 meter dengan diameter 80 sentimeter roboh dan menimpa bangunan musholla.

Tim Reaksi Cepat (TRC) PB BPBD Kota Padang segera turun ke lokasi untuk memotong dan membersihkan material pohon. Penanganan dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri atas BPBD, Babinsa, Kasi Trantib Kelurahan, perangkat RT/RW, dan warga sekitar.

Lokasi kedua berada di depan Posyandu Lansia Ayah Bunda, Jalan Jakarta, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara. Di titik ini, pembersihan dilakukan TRC Satlinmas Regu 1 Satpol PP Kota Padang yang dipimpin Kasi Linmas dan Kasi Binpot, di bawah tanggung jawab Kasat Pol PP dan Plt Kabid Linmas.

Aparat kelurahan bersama pengurus RT/RW setempat juga ikut membantu penanganan sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Padang Rancak.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pihaknya bergerak cepat untuk memastikan kondisi di lapangan segera kembali normal.

“Pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang ini sempat menimpa bagian bangunan musholla dan menghambat akses jalan warga. Anggota TRC PB BPBD sudah langsung diturunkan ke lapangan untuk melakukan pembersihan agar kondisi segera kembali normal,” kata Hendri.

Ia juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada di saat hujan yang disertai angin kencang. Demi keselamatan, hindari berteduh atau memarkirkan kendaraan di bawah pohon karena sangat rawan tumbang,” ujarnya.

Untuk pengaduan kedaruratan bencana, BPBD Kota Padang menyediakan layanan Call Center (0751) 778775 dan WhatsApp 085891522181.

Hingga saat ini, kondisi di kedua lokasi dilaporkan aman dan terkendali.