Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa Kawal Program Nasional

oleh -12 Dilihat
hashim-djojohadikusumo-lantik-pengurus-srikandi-jaga-desa-se-indonesia,-abpednas-dan-smsi-kerja-sama-dukung-program-jaga-desa
Hashim Djojohadikusumo Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, ABPEDNAS dan SMSI Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

Jakarta – Sinergi antara perempuan dan media siber resmi diperkuat pemerintah untuk mengawal berbagai program strategis nasional di pelosok desa. Langkah ini diwujudkan melalui pelantikan Srikandi Jaga Desa serta kemitraan strategis antara ABPEDNAS dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Utusan Khusus Presiden, Hashim S. Djojohadikusumo, memimpin langsung prosesi pelantikan pengurus Srikandi Jaga Desa. Organisasi sayap ABPEDNAS ini nantinya bertugas menjadi garda terdepan dalam pengawasan program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.

Hashim menegaskan bahwa keterlibatan perempuan sangat krusial dalam menggerakkan kemajuan desa sekaligus memastikan setiap program pemerintah tepat sasaran. Ia tidak ingin program yang dirancang dengan niat baik justru terbengkalai akibat lemahnya pengawasan di lapangan.

“Program dengan tujuan mulia jangan sampai gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar setiap program berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujar Hashim saat memberikan sambutan.

Di sisi lain, transparansi tata kelola desa kini mendapat dukungan penuh dari 3.181 perusahaan media siber di bawah naungan SMSI. Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, dan Ketua Umum SMSI, Firdaus, menandatangani nota kesepahaman untuk membentuk Pokja News Room Jaga Desa di seluruh kabupaten/kota.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi publik terkait program Jaksa Garda Desa. Melalui dukungan publikasi media, masyarakat diharapkan lebih mudah memantau jalannya pembangunan di tingkat desa.

Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Tampak hadir Wakil Jaksa Agung RI, jajaran menteri, hingga beberapa kepala daerah seperti Gubernur Lampung dan Gubernur Maluku.