Gubernur Sumbar Targetkan RSAM Jadi Pusat Pendidikan Dokter Spesialis

oleh -122 Dilihat
gubernur-sumbar-targetkan-rsam-sebagai-salah-satu-pusat-pendidikan-dokter-spesialis-unggulan-di-indonesia
Gubernur Sumbar Targetkan RSAM Sebagai Salah Satu Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Unggulan di Indonesia

Jakarta – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berambisi meningkatkan kualitas Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi menjadi pusat pendidikan dokter spesialis bertaraf nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri 2nd International Conference on Advancing Post Graduate Medical Education 2025 di Hotel Raffles.

“Di samping harus mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, RSAM juga bisa menjadi salah satu pusat pendidikan dokter spesialis. Itu target kita,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Mahyeldi menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan agar seluruh masyarakat dapat mengakses layanan berkualitas tanpa terkendala jarak dan fasilitas. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, institusi pendidikan, dan rumah sakit sangat penting untuk mewujudkan hal tersebut.

“Kita bisa mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan dengan pemerataan ketersediaan dokter spesialis. Ini penting, semua pihak harus bersatu untuk membantu mewujudkan ini,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Mahyeldi bersama Direktur RSAM dan Dirjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan menandatangani dokumen komitmen bersama. Dokumen tersebut berisi empat poin utama, yaitu mewujudkan tata kelola rumah sakit yang profesional, menguatkan fungsi dewan pengawas dalam pembinaan rumah sakit, mendukung integrasi data rumah sakit ke Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN), dan menjadi penyelenggara pendidikan dokter spesialis termasuk pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, President and CEO ACGME International James A. Arrighi, serta tujuh kepala daerah lainnya.