Gubernur Sumbar Promosikan Daerah, Investor Asing Nyatakan Minat Investasi

oleh -179 Dilihat
program-galeh-babelok-mulai-membuahkan-hasil,-sejumlah-investor-berminat-investasi-di-sumbar
Program Galeh Babelok Mulai Membuahkan Hasil, Sejumlah Investor Berminat Investasi di Sumbar

Padang – Program Galeh Babelok yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Riau, menunjukkan sinyal positif dengan adanya minat investasi dari sejumlah pengusaha. Inisiatif ini, yang bertujuan mempromosikan potensi daerah kepada perantau Minang dan pelaku usaha, kini membuahkan prospek konkret.

Menurut Alrifjon, Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Sumbar, delapan investor telah menyatakan ketertarikan untuk menanamkan modal di berbagai sektor. “Dari delapan calon yang berminat, lima diantaranya sudah menyatakan keseriusannya untuk berinvestasi di Sumbar,” ujarnya, Jumat (18/7/2025).

Abdul Aziz Latini dari PT. Royal Trader Indonesia, misalnya, tertarik berinvestasi di sektor pertanian, khususnya hasil bumi seperti sayur-mayur dan buah-buahan, dengan target pasar Batam, Kepulauan Riau. Sementara itu, M. Asrar Rais dari PT. Sinergi Bumi Khatulistiwa mengincar investasi di bidang batu bara.

Sektor properti, kuliner, dan pariwisata juga menarik minat H. Delisis Hasanto dari PT. Tuan, serta Anthony Harry dari PT. Han Ton Property. Winda Pratiwi dari PT. Winda Angkasa Raya Pangan, di sisi lain, berminat pada paket wisata serta sektor nabati dan hewani, termasuk bibit pisang dan ayam kampung.

Yana Patriana dari PT. Pisang Kipas Kuantan Pertanian mengincar investasi di bidang pisang kapok kuning, sementara Rudi Alfian Umar dari PT. Riau Multi Trade Trading tertarik pada komoditi, tambang, dan trading batu bara. Terakhir, Bukhari dari PT. Jawara Nusantara Waste Management berminat membangun pabrik kelapa sawit yang mengolah limbah cair menjadi Green PKS.

Alrifjon menambahkan, beberapa investor telah menunjukkan langkah konkret. Abdul Aziz Latini masih mengurus izin lintasan roro di Kementerian Perhubungan Darat dan berencana mengunjungi Sumbar. H. Delisis Hasanto berencana datang langsung ke Sumbar dan meminta pendampingan. Winda Pratiwi sedang merekap kebutuhan investasinya dan akan menghubungi kembali untuk rekomendasi harga bibit bebek petelur, kambing, sapi, dan ayam kampung petelur.

Yana Patriana saat ini mencari pemasok pisang kapok kuning yang mampu menyediakan 1 ton per hari, dan telah menyampaikan hal ini kepada Kepala Dinas Pertanian Sumbar. Rudi Alfian Umar, saat bertemu dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan kesediaannya memfasilitasi trading batu bara untuk PT. Semen Padang.

Sebelumnya, Mahyeldi Ansharullah telah bertemu dengan para pelaku usaha dan perantau Minang di Riau melalui program Galeh Babelok pada Rabu (11/6). Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menekankan fokus program pada tiga sektor strategis: perdagangan, pariwisata, dan investasi, yang diharapkan dapat dioptimalkan melalui kerjasama dengan perantau Minang dan pelaku usaha di daerah lain. Pemerintah Provinsi Sumbar juga berencana menggelar kegiatan serupa di provinsi lain di Sumatera.