GOW Payakumbuh Rayakan Hari Kartini di Panti Jompo

oleh -13 Dilihat
penuh-haru,-gow-payakumbuh-peringati-hari-kartini-di-panti-jompo
Penuh Haru, GOW Payakumbuh Peringati Hari Kartini di Panti Jompo

Payakumbuh – Memperingati Hari Kartini, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan sosial ke tiga lembaga berbeda sebagai wujud kepedulian, Selasa (21/4/2026).

Puluhan anggota GOW yang dipimpin Ketua Ny. Yeni Elzadaswarman turun langsung ke Pesantren Ibrahim Harun, Panti Asuhan Bustanul Ulum, dan Panti Jompo Jasa Ibu. Aksi sosial ini melibatkan berbagai organisasi wanita di Kota Payakumbuh dan dilakukan dengan menyerahkan kebutuhan pokok, perlengkapan ibadah, serta sejumlah kebutuhan harian lainnya.

Yeni mengatakan, peringatan Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar seremonial. Menurut dia, semangat Kartini perlu diwujudkan dalam peran nyata perempuan di keluarga maupun masyarakat.

“Dengan semangat Kartini, kita harus membuat semua perempuan di Kota Payakumbuh untuk lebih bermakna dan berperan lebih di keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Di Pesantren Ibrahim Harun yang berada di Kelurahan Tiakar, Payakumbuh Timur, rombongan GOW menyerahkan buku tulis, alat tulis kantor, dan telur kepada para santri. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membantu operasional pesantren.

“Kami ingin anak-anak santri tetap semangat menuntut ilmu, dan kontribusi kecil ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka,” kata Yeni.

Rombongan kemudian melanjutkan kegiatan ke Panti Asuhan Bustanul Ulum di Situjuah Bandal Dalam. Di lokasi ini, GOW membagikan beras, minyak goreng, gula, telur, sarung, dan sajadah. Mereka juga menyerahkan kue bolu serta perlengkapan mandi lengkap dengan gayung.

Yeni menyebut, bantuan tersebut bukan hanya ditujukan untuk mencukupi kebutuhan material, tetapi juga untuk menunjukkan perhatian emosional kepada anak-anak asuh.

“Kami ingin mereka merasa diperhatikan, tidak hanya secara materi, tapi juga secara emosional,” ujarnya.

Kunjungan berlanjut ke Panti Jompo Jasa Ibu di Situjuah Batua. Di sana, GOW menyalurkan bantuan yang lebih lengkap, mulai dari bahan pokok, pampers, tisu, mukena, kain panjang, baju untuk bapak-bapak, handuk, hingga perlengkapan mandi.

Kehadiran rombongan disambut haru para lansia yang merasa mendapat perhatian di momentum Hari Kartini. Yeni menegaskan, para penghuni panti jompo layak mendapat penghormatan dan perhatian dari semua pihak.

“Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Merawat dan memperhatikan mereka adalah bentuk bakti kita,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri anggota inti GOW, perwakilan bidang, dan utusan berbagai organisasi wanita se-Kota Payakumbuh. Yeni menilai, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa semangat Kartini tidak hanya berbicara soal emansipasi, tetapi juga gotong royong dan kepedulian sosial.

“Sinergi seperti ini harus terus kita kembangkan. Karena ketika perempuan bersatu, dampaknya akan terasa luas bagi masyarakat,” katanya.

Yeni berharap bantuan yang disalurkan dapat memberi manfaat langsung bagi para penerima. Ia juga mengajak perempuan di Payakumbuh untuk terus bergerak dan memberi inspirasi melalui aksi nyata.

“Mari kita jadikan setiap hari sebagai hari Kartini, hari di mana kita bisa berbuat baik, menguatkan sesama, dan membangun negeri dari lingkaran terkecil yaitu keluarga,” tutupnya.