DPRD Sumbar Perkuat Pokdarwis, Gelar Jambore Pacu Pariwisata Daerah

oleh -142 Dilihat
dukung-kemajuan-pariwisata,-ketua-dprd-sumbar-muhidi-gagas-jambore-pokdarwis-2025
Dukung Kemajuan Pariwisata, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Gagas Jambore Pokdarwis 2025

Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) menaruh harapan besar pada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk menjadi motor penggerak utama dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Hal ini ditegaskan dalam Jambore Pokdarwis Sumbar yang diselenggarakan pada 21-22 November di kawasan Camping Ground PT Semen Padang.

Dalam acara pembukaan yang berlangsung Jumat (21/11) malam, Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyampaikan bahwa Pokdarwis memiliki peran sentral dalam menjaga keberlangsungan destinasi wisata. “Pokdarwis adalah garda terdepan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perawatan destinasi dan pengenalan kearifan lokal kepada wisatawan berada di tangan Pokdarwis. “Di tangan Pokdarwislah destinasi-destinasi kita terawat dan kearifan lokal diperkenalkan kepada wisatawan. Inilah kekuatan utama pariwisata Sumatera Barat perpaduan alam, budaya, dan masyarakatnya,” tegasnya.

Muhidi juga menekankan pentingnya inovasi dan konsistensi Pokdarwis dalam mengembangkan pariwisata Sumbar. Ia meyakini bahwa pengelolaan destinasi yang kreatif dan profesional dapat menciptakan peluang ekonomi baru, membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan pendapatan daerah.

Lebih lanjut, Muhidi mengajak Pokdarwis untuk memanfaatkan teknologi digital dalam promosi destinasi, memperkuat jejaring, dan menjadikan pelayanan prima sebagai standar utama. “Jadikan Jambore ini sebagai momentum memperkuat jejaring, belajar hal-hal baru, dan merumuskan langkah strategis demi kemajuan pariwisata Sumatera Barat,” imbaunya. DPRD Sumbar, menurutnya, siap menjadi jembatan kebijakan dan mitra dalam mendorong sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar, mengakui kontribusi signifikan Pokdarwis dalam memajukan sektor pariwisata daerah. Ia mencontohkan keberhasilan sejumlah desa wisata di Sumbar yang masuk dalam 50 desa wisata terbaik di Indonesia. “Pembangunan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat sebagai motor utama,” jelasnya.

Lila menambahkan bahwa Sumbar terus mendorong tumbuhnya desa-desa wisata yang berkelanjutan, karena pariwisata dan ekonomi kreatif terbukti berkontribusi besar terhadap PDRB daerah. Ia menekankan pentingnya penguatan konsep experience tourism yang mengutamakan pengalaman autentik bagi wisatawan. “Pariwisata harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memaksimalkan seluruh potensi lokal yang dimiliki setiap nagari,” katanya.

Jambore Pokdarwis, menurut Lila, bertujuan untuk memperluas jejaring antarpelaku wisata, memperkuat kapasitas Pokdarwis, serta mendorong terciptanya inovasi untuk memajukan pariwisata Sumbar secara berkelanjutan. Acara pembukaan juga diisi dengan pengukuhan Forum Pokdarwis Sumbar dan penyerahan penghargaan kepada Pokdarwis berprestasi. Selama dua hari, peserta Pokdarwis mengikuti berbagai materi strategis dan kegiatan peningkatan kapasitas.