Dorong Investasi Energi Hijau, Gubernur Mahyeldi: Sumbar Punya Potensi Luar Biasa

oleh -184 Dilihat
dorong-investasi-energi-hijau,-gubernur-mahyeldi:-sumbar-punya-potensi-luar-biasa
Dorong Investasi Energi Hijau, Gubernur Mahyeldi: Sumbar Punya Potensi Luar Biasa

Padang – Sumatera Barat berupaya menarik investasi signifikan untuk pengembangan energi hijau, mengingat potensi sumber daya terbarukan yang besar namun belum termanfaatkan secara optimal. Hal ini mengemuka dalam Forum Investasi Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Barat yang dibuka pada hari Selasa (14/10/2025).

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyoroti pentingnya forum tersebut dalam mendorong investasi di sektor Energi Baru Terbarukan (EBT). “Sumatera Barat memiliki potensi energi besar yang meliputi panas bumi, air, surya, laut, dan angin, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Menurut Mahyeldi, pemanfaatan energi air baru mencapai 26%, panas bumi 5%, sementara energi surya dan laut masih sangat terbuka untuk dikembangkan. Ia juga menyoroti bahwa cadangan daya listrik di Sumbar saat ini hanya 4%, jauh di bawah angka ideal 20-30%. “Kita di Sumatera Barat punya potensi energi luar biasa tapi pemanfaatannya masih kecil. Ini peluang besar bagi para investor,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kata Mahyeldi, mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk proaktif dalam menarik investor dengan menawarkan berbagai kemudahan. Ia mencontohkan pengalamannya saat menjabat sebagai Wali Kota Padang. “Dulu waktu di Kota Padang, kalau mau jemput investasi, ya kita jemput langsung. Kita temui orangnya, beri insentif, beri kemudahan, bahkan kita antar. Semangat seperti ini harus kita lanjutkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mahyeldi menjelaskan bahwa Pemprov Sumbar telah menyiapkan peraturan daerah (perda) dan skema insentif investasi di sektor energi. “Harus dipermudah. Sudah ada perda dan insentifnya. Seperti di Padang sudah kita lakukan, dan semoga kabupaten/kota lain juga bisa mengikuti,” katanya.

Ketua MKI Sumbar, Insannul Kamil, menambahkan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi EBT tertinggi di Indonesia, mencapai 52%. “Kita ingin Sumatera Barat menjadi role model nasional dalam isu energi hijau. Kalau bicara investasi energi terbarukan di Indonesia, modelnya ada di Sumatera Barat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan edukasi publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya energi hijau.

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat sebesar 7,3 persen sesuai RPJMN Sumbar 2020-2029, dibutuhkan investasi minimal Rp120 triliun hingga tahun 2029. Mahyeldi menyimpulkan, “Ini momentum penting untuk membangun energi hijau Sumatera Barat.”