Bupati Welly Temui Mensos, Usulkan Sekolah Rakyat Pasaman

oleh -16 Dilihat
bupati-welly-suhery-temui-mensos,-usulkan-pembangunan-sekolah-rakyat-di-pasaman
Bupati Welly Suhery Temui Mensos, Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Pasaman

Jakarta – Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian dan Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemkab Pasaman, Asrial Arfandi, menemui Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di rumah dinas Mensos, Komplek Widya Candra, Jakarta Selatan, Minggu (26/4/2026).

Pertemuan itu membahas dua agenda utama, yakni pengajuan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pasaman serta koordinasi dan validasi data penerima bantuan sosial di daerah tersebut.

Welly mengatakan, pertemuan berlangsung pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB dan dilaksanakan di kediaman Mensos. Ia menegaskan, agenda libur tidak menjadi penghalang untuk memperjuangkan program bagi masyarakat Pasaman.

“Ya, malam ini sekira pukul 20.00 WIB, kami bersama Wakil Bupati Pasaman, didampingi oleh Ketua PWNU Prof Ganefri dan Asisten I Pemerintahan dan Kesra melakukan koordinasi dengan Bapak Menteri Sosial di kediaman beliau,” ujar Welly Suhery.

Menurut Welly, rombongan juga menyerahkan usulan resmi sekaligus mematangkan proposal pembangunan Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial. Ia menyebut, proposal tersebut langsung diterima oleh Mensos.

“Pertemuan ini menyerahkan usulan resmi sekaligus mematangkan proposal pembangunan Sekolah Rakyat (SR) kepada Kementerian Sosial, Alhamdulillah langsung bisa bertemu dengan Bapak Menteri,” katanya.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai fasilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman. Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah alternatif lahan untuk pembangunan, masing-masing di Kecamatan Lubuk Sikaping, Dua Koto, Mapat Tunggul, dan Rao Utara.

Welly menjelaskan, usulan lahan itu kini masih dalam tahap finalisasi kajian teknis oleh tim Pemkab Pasaman yang berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Pasaman. Tahapan tersebut, menurut dia, penting untuk memastikan legalitas lahan sebelum pembangunan fisik dimulai oleh pemerintah pusat.

Bupati Pasaman juga memastikan ketersediaan lahan bukan menjadi kendala dalam pengusulan program tersebut.

Ia menyampaikan rasa syukur atas sambutan positif dari Menteri Sosial terhadap kunjungan dan usulan yang dibawa Pemerintah Kabupaten Pasaman. Menurut Welly, Sekolah Rakyat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kemandirian dan kecerdasan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur proposal pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pasaman telah diserahkan dan diterima secara langsung oleh Bapak Mensos,” ujar Welly.

Welly menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar seluruh lapisan masyarakat, terutama keluarga prasejahtera, memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan hasil sinergi pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan pemerintah daerah untuk menjawab persoalan kemiskinan. Program ini diharapkan dapat membantu keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka memperoleh pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya.