Bimbingan Fikih Haid Bantu Jemaah Haji Padang

oleh -27 Dilihat
jemaah-perempuan-kloter-padang-dapat-bimbingan-fikih-haid-saat-haji
Jemaah Perempuan Kloter Padang Dapat Bimbingan Fikih Haid Saat Haji

Padang – Petugas Kloter 14 Embarkasi Padang memberikan bimbingan khusus fikih haji perempuan di Makkah untuk menjawab persoalan ibadah yang kerap dihadapi jemaah saat haid di Tanah Suci. Kegiatan ini menyoroti tata cara umrah wajib hingga pelaksanaan Tawaf Ifadhah saat puncak haji.

Bimbingan yang dipandu Pembimbing Ibadah Kloter 14, Tri Andriani Jusair, itu berlangsung di lorong kamar lantai 9 Tower 9C, Makkah. Meski digelar dalam suasana santai, para jemaah perempuan tetap serius menyimak sambil mencatat penjelasan yang disampaikan.

Tri menjelaskan, jemaah perempuan yang sedang haid tetap bisa menjalankan sunnah ihram, kecuali salat sunnah ihram. Mereka juga tetap mengenakan pakaian ihram dan melafalkan niat.

“Ketika tiba di Makkah, jemaah bisa beristirahat sampai suci, kemudian mandi wajib sebelum melaksanakan umrah wajib,” kata Tri dalam bimbingan itu.

Ia menegaskan, sejak melafalkan niat ihram di miqat, jemaah tetap terikat seluruh larangan ihram meski sedang haid. Karena itu, jemaah diminta menjaga diri agar tidak melanggar ketentuan ihram.

Selain umrah wajib, sesi itu juga membahas persoalan fikih kontemporer yang kerap muncul saat Tawaf Ifadhah. Tri menyebut, jemaah yang masih memiliki waktu tinggal cukup lama di Makkah dapat menunda tawaf hingga suci.

Namun, kondisi berbeda dialami jemaah yang jadwal kepulangannya sudah dekat. Dalam situasi tersebut, petugas menjelaskan sejumlah solusi, termasuk penggunaan obat penunda haid berdasarkan rekomendasi dokter sebelum fase Armuzna.

Tri juga menyampaikan pendapat ulama Ibnu Taimiyah terkait kondisi darurat bagi jemaah yang belum suci menjelang kepulangan. Dalam keadaan tertentu, jemaah diperbolehkan melaksanakan Tawaf Ifadhah dengan tetap menjaga agar darah tidak menetes ke area masjid.

“Ini menjadi solusi darurat agar jemaah tetap dapat menyempurnakan rukun hajinya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin, 18 Mei 2026.

Bimbingan itu mendapat perhatian besar dari jemaah perempuan Kloter 14 Padang. Banyak di antara mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung mengenai persoalan ibadah yang dialami selama berada di Tanah Suci.