Padang – Bawaslu Sumatera Barat menyoroti kinerja penyerapan anggaran di tingkat kabupaten dan kota yang masih tertinggal di angka 64 persen pada semester pertama 2026. Lembaga pengawas pemilu ini kini memacu seluruh satuan kerja untuk mengejar target realisasi anggaran hingga 99,07 persen sebelum tutup buku pada pertengahan Desember mendatang.
Ketua Bawaslu Sumbar, Alni, menekankan bahwa percepatan ini bukan sekadar mengejar angka serapan semata. Ia meminta jajarannya memastikan setiap output kegiatan terealisasi tepat sasaran sesuai perencanaan awal.
“Kita tidak boleh puas hanya karena serapan anggaran tinggi. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh output dan target program benar-benar tercapai sesuai perencanaan,” tegas Alni saat memimpin rapat evaluasi di Padang, Rabu (22/7/2026).
Alni juga mengingatkan seluruh jajaran agar bersiap menghadapi potensi penambahan alokasi anggaran pada akhir triwulan ketiga. Menurutnya, percepatan pelaksanaan program menjadi harga mati agar tidak terkendala batas waktu penutupan buku.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Rinaldi Aulia, menilai capaian ideal seharusnya sudah menembus angka 70 persen. Namun, ia memberikan apresiasi khusus kepada Bawaslu Kota Padang yang dinilai paling menonjol dengan realisasi anggaran mencapai 79 persen.
“Monev menjadi wadah konsolidasi untuk melihat sejauh mana program yang telah dilaksanakan berjalan sesuai target. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan,” ungkap Rinaldi.
Evaluasi ini sekaligus menjadi ajang pemetaan kendala teknis di lapangan. Meskipun anggaran pasca-pemilu tahun ini lebih terbatas, Bawaslu Sumbar menegaskan bahwa seluruh program wajib tetap mengacu pada indikator kinerja utama (IKU).
Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Sumbar, Mafral, turut menekankan pentingnya efektivitas anggaran yang berbanding lurus dengan manfaat nyata bagi lembaga. Pihaknya menuntut peningkatan koordinasi yang solid agar tidak ada hambatan berarti saat menghadapi perubahan anggaran di akhir tahun.






