Calon Direksi Bank Nagari, Hanya 5 Nama yang Dikirim ke OJK

oleh -643 Dilihat
Bank Nagari. Foto : Internet

Padang – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Nagari pada Sabtu 30 November 2019 lalu menetapkan lima calon Direksi Bank Nagari untuk periode 2020-2024.

Penetapan calon ini sendiri berbeda dibandingkan periode-periode sebelumnya. Dimana, sebelumnya, untuk masing-masing posisi Direksi diusulkan dua nama, namun kali ini hanya lima nama saja, alias satu orang untuk satu posisi Direksi dari hasil penjaringan.

Dikutip dari laman Langgam.id, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, jika tidak alasan khusus terkait hanya lima nama saja yang dikirim untuk mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan di OJK.

Adapun keputusan itu, kata Gubernur diambil pada RUPS pada Sabtu 30 November 2019 lalu bersama pemegang saham.

“Jadi lima jabatan lima orang pula yang dikirim. Tidak ada pertimbangan khusus, daerah lain juga seperti itu. Biasa saja, kan tidak melanggar peraturan,” kata Gubernur di Padang, Senin 2 Desember 2019.

Menurutnya, bank daerah lain yang ada di Indonesia juga melakukan hal serupa.

Dengan demikian, katanya, hal itu tidak ada masalah jika berbeda dari sebelumnya.

“Sama OJK itu juga tidak masalah, daerah lain juga gitu. Kita ajukan satu direksi untuk satu jabatan, kalau tidak lulus tinggal ganti lagi kedua, kan biasa saja seperti itu,” tutup Gubernur.

Untuk diketahui, RUPS Bank Nagari pada Sabtu 30 November 2019 lalu menetapkan 5 Calon Direksi Bank Nagari periode 2020-2024.

Namun, dibandingkan pada periode-periode sebelumnya, kali ini pengajuannya berbeda, karena hanya mengajukan 5 nama saja.

Kelima nama Calon Direksi yang dikirim itu diantaranya, M Irsyad (Direktur Keuangan) diajukan menjadi Direktur Utama, Irwan Zuldani (Pemimpin Cabang Utama) diajukan menjadi Direktur Kredit dan Syariah, Indra Rivai (Pemimpin Divisi SDM) diajukan menjadi Direktur Keuangan, Syafrizal (Direktur Operasional) diajukan menjadi Direktur Operasional dan Restu Wirawan (Pemimpin Divisi Kredit Komersil) diajukan menjadi Direktur Kepatuhan.

Dari kelima nama itu, petahana Direksi yang tak lagi masuk ialah Direktur Utama Dedy Ihsan, Direktur Syariah Hendri dan Direktur Kepatuhan Edrizanof.

Namun begitu, sejatinya dua nama diantaranya, Hendri dan Edrizanof masuk dalam 10 besar nama calon yang dijaring sebelumnya.

Selain kedua nama tersebut, ada nama Sania Putra (Pemimpin Divisi Dana dan Jasa), Azmi Febrian (Pemimpin Divisi Usaha Syariah) dan Rinaldi Ahmadin (Pemimpin Divisi Umum) yang juga masuk dalam 10 besar.