Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya meringankan beban ekonomi warganya melalui program seragam gratis bagi siswa kurang mampu. Pada Jumat (11/7/2025), ratusan orang tua murid memadati SDN 03 Alai, Kecamatan Padang Utara, untuk menerima bantuan tersebut.
Lenni, seorang pedagang kue, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan enam stel seragam yang diberikan kepada putrinya, Naila Aurelia, yang diterima di SDN 01 Ulak Karang Selatan melalui jalur afirmasi. “Saya senang sekali, enam stel seragam itu sangat berarti bagi kami,” ujarnya. Lenni menambahkan bahwa dirinya terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Senada dengan Lenni, Silvina, seorang pekerja dobi dari Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, juga merasa sangat terbantu dengan program ini. Ia mengaku sempat berencana membeli seragam untuk anaknya dari tabungan seadanya. “Setelah cari informasi dan mengurus berkas di kelurahan, ternyata saya masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Semuanya diproses cepat, dan Alhamdulillah akhirnya saya menerima bantuan ini. Rezeki tak disangka-sangka,” ungkapnya.
Vivi, warga Ulak Karang, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan bahwa bantuan seragam gratis ini sangat membantu mengurangi beban ekonomi keluarganya. “Saya merasa sangat terbantu. Seragam ini bukan hanya pakaian, tapi bentuk perhatian pemerintah kepada kami, terutama masyarakat kecil. Semoga program seperti ini tetap berlanjut,” tuturnya.
Leni Anggraini, seorang ibu rumah tangga dari Tabing, tak kuasa menahan haru saat anaknya menerima seragam gratis. “Alhamdulillah, sangat meringankan kami sebagai orang tua. Anak-anak juga jadi lebih semangat,” katanya.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir dalam acara penyerahan simbolis seragam dan kartu Padang Juara, menjelaskan bahwa sekitar 45 persen warga Kota Padang masih tergolong ekonomi lemah. Program ini, menurutnya, merupakan salah satu upaya untuk menjembatani kesenjangan tersebut. “Ini bukan sekadar pembagian seragam. Kami ingin membangun semangat dan motivasi belajar anak-anak. Insya Allah, setelah ini akan ada LKS gratis menyusul,” jelasnya.
Maigus Nasir juga berpesan kepada para orang tua untuk selalu mengajarkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat kepada anak-anak mereka. “Semoga anak-anak kita menjadi generasi emas di masa mendatang,” harapnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Nurfitri, merinci bahwa program seragam gratis ini menyasar siswa kelas 1 SD/MI dan kelas 7 SMP/MTs yang terdata dalam DTKS dan MBR. “Total penerima bantuan mencapai 12.606 siswa, dengan rincian 6.272 siswa SD, 165 MI, 5.647 SMP, dan 522 MTs. Setiap anak menerima enam stel seragam mulai dari pakaian merah putih untuk SD/MI, merah biru untuk SMP/Mts, pramuka, batik, olahraga, muslim/muslimah, hingga baju basiba/ balango,” paparnya.
Kepala SDN 03 Alai, Anri, menambahkan bahwa di sekolahnya, sebanyak 53 siswa masuk dalam daftar penerima bantuan, dari total 293 siswa yang menerima seragam gratis di 17 Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Padang Utara.






