Padang – Koto Gadang tengah dipersiapkan menjadi Kampoeng Inspirasi melalui serangkaian pembenahan dan pelatihan yang melibatkan pemuda setempat. Inisiatif ini dipelopori oleh Julian, yang dikenal sebagai pelopor desa wisata Koto Gadang, bersama tim Pejalan Nagari Walk.
Kampoeng Inspirasi diharapkan menjadi model pengembangan desa wisata berkelanjutan atau sustainable sebagai Green Tourism Destination.
Menurut Julian, event perdana yang diselenggarakan pada 22 Juni lalu bekerja sama dengan Bank Mandiri, yaitu Pejalan Nagari Walk, sukses mendatangkan sekitar 600 peserta dari seluruh Indonesia. “Alhamdulillah, even perdananya 22 Juni kemarin bekerjasama dengan Bank Mandiri. Pejalan Nagari Walk, berjalan sukses dan berhasil mendatangkan sekitar 600 peserta jalan kaki dari seluruh Indonesia. Dan seluruh peserta sangat puas dengan even tersebut,” ujarnya.
Sebagai Presiden Sumatra Walker Association (SWA), Julian berambisi menjadikan Koto Gadang sebagai pusat wisata jalan kaki. Saat ini, ia tengah mempersiapkan international walking event yang akan melibatkan para pecinta jalan kaki dari seluruh dunia yang tergabung dalam International Walking Association.
Selain itu, Julian dan tim Pejalan Nagari Walk bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asppi) Sumatera Barat dan International Green Tour Operator untuk menyusun program-program wisata baru yang menyasar incentive market dan sekolah-sekolah internasional.
Uji coba program yang dilakukan pada bulan Februari lalu dengan dua sekolah internasional dari Jakarta, atas inisiatif Tomi Tambijo, ketua Tabuik Diving Club (TDC), dengan tajuk Experiential Learning in Minangkabau (ELM), dinilai berhasil. Sekolah-sekolah tersebut bahkan berencana menjadikan program ini sebagai agenda tahunan.
Julian menambahkan, pada 4 Juli 2025, dengan dukungan Asril Kunango Jantan, akan diadakan pelatihan bagi pemuda setempat tentang “How to Create a Green Tourism Destination!”.






