Semen Padang, Kwarda Sumbar Tanam 50 Ribu Kaliandra

oleh -145 Dilihat
image

Padang – PT Semen Padang memperluas inisiatif energi terbarukan dengan menggandeng Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Barat dalam program penanaman 50 ribu batang kaliandra merah di lahan seluas 6 hektare. Lahan tersebut berlokasi di Lembaga Daerah Pendidikan Pramuka (Lemdadika) Padang Besi, Kota Padang.

Iskandar Z Lubis, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transisi energi dan memperkuat tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). “Kaliandra merah memiliki potensi besar sebagai bahan bakar biomassa ramah lingkungan yang mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” ujarnya. Iskandar menambahkan bahwa tanaman ini juga efektif menyerap karbon, memperbaiki kualitas tanah, serta memperkaya keanekaragaman hayati di lahan kritis.

Nila Puspa Reni, Kepala Seksi Keuangan & Umum Unit CSR PT Semen Padang, menyerahkan bibit kaliandra secara simbolis kepada Yulius, Ketua Harian Kwarda Sumbar, dengan disaksikan oleh Thamrin, Wakil Ketua Humas Kwarda Sumbar. Nila Puspa Reni menyatakan bahwa pengembangan kaliandra merah telah dimulai sejak 2022. “Ini bukan sekadar proyek lingkungan, tetapi program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan generasi muda,” katanya.

Menurut Iskandar, program ini juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat sekitar. PT Semen Padang melibatkan kelompok masyarakat dan generasi muda, termasuk pramuka, dalam proses penanaman, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen, sehingga tercipta pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. “Program ini bukan sekadar penghijauan, tapi sebuah investasi sosial,” tambahnya.

Yulius menyambut baik sinergi ini, menyatakan bahwa penanaman kaliandra memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan kegiatan produktif pramuka serta masyarakat sekitar. “Hasil panen kayu kaliandra kelak bisa menopang kegiatan kepramukaan sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi warga,” ungkapnya.

Thamrin berharap kolaborasi ini juga mencakup pemberian pelatihan teknis budidaya kaliandra secara berkelanjutan. “Daunnya bisa menjadi pakan ternak, bunganya menghasilkan madu galo-galo. Dengan pembinaan dari PT Semen Padang, kami optimis program ini akan produktif dan berkelanjutan,” pungkas Thamrin.