Bundo Kanduang Tuah Sakato Resmi Dikukuhkan untuk Perkuat Adat Minangkabau

oleh -15 Dilihat
Prosesi pengukuhan pengurus Bundo Kanduang Tuah Sakato di Gedung Aula LTI II LKAAM Sumatera Barat.

Padang – Pengurus dan anggota Bundo Kanduang Tuah Sakato Provinsi Sumatera Barat resmi dikukuhkan di Gedung Aula LTI II LKAAM Sumatera Barat, Padang, pada Sabtu (31/10/2026).

Organisasi ini mengemban misi vital dalam menjaga kelestarian adat, memperkuat ketahanan keluarga, serta membentuk karakter generasi muda Minangkabau.

Pemerintah Kota Padang menyambut positif pengukuhan tersebut sebagai langkah nyata pelestarian tradisi dan kontribusi sosial.

Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Feri Mulyani Hamid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Ia berharap para pengurus mampu mengemban amanah dalam memperkuat kehidupan masyarakat berbasis nilai adat dan agama.

“Selamat kepada bundo-bundo atas pengukuhan, semoga bisa mengawal Sumatera Barat dengan lebih baik lagi berdasarkan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujar Feri.

Feri menegaskan bahwa posisi perempuan dalam budaya Minangkabau sangat strategis dalam menanamkan moralitas kepada generasi penerus.

Pemerintah Kota Padang berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi organisasi ini.

“Pemko Padang mendukung penuh pelaksanaan pengukuhan ini karena sejalan dengan Program Unggulan Sinergi Nagari serta upaya optimalisasi peran Tungku Tigo Sajarangan dalam pemberdayaan masyarakat di Kota Padang,” tutur Feri.

Bundo Kanduang yang dikenal sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang memiliki peran sentral dalam menjaga keharmonisan keluarga dan membimbing generasi muda.

Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menerjemahkan nilai adat ke dalam kegiatan nyata seperti pembinaan keluarga dan pendidikan budaya.

Sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga adat menjadi kunci utama agar program organisasi menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Prosesi pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, serta Ketua LKAAM Kota Padang, Irwan Basir Dt. Rajo Alam.

Kehadiran para tokoh adat dan perwakilan pemerintah mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kesinambungan budaya Minangkabau.

Bundo Kanduang Tuah Sakato kini diharapkan segera menjalankan program kerja yang berdampak langsung bagi kebutuhan masyarakat.