Satgas PRR Geber Pemulihan Infrastruktur Sumatera Rp100,1 Triliun

oleh -11 Dilihat
satgas-prr-percepat-pemulihan-infrastruktur-sumatera-dengan-anggaran-rp100,1-triliun
Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur Sumatera dengan Anggaran Rp100,1 Triliun

Jakarta – Pemerintah pusat mendorong percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pemanfaatan dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp10,6 triliun yang telah disalurkan sejak Mei 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi sembari menunggu proses pencairan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi permanen sebesar Rp100,1 triliun yang masih dalam tahap administrasi.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa sinergi antarwilayah menjadi kunci dalam mempercepat eksekusi program di lapangan. Ia meminta pemerintah daerah yang telah menerima dana TKD agar segera merealisasikan pembangunan infrastruktur dasar, perumahan, hingga sarana kesehatan bagi masyarakat terdampak.

“Ada lima yang sudah dicairkan dan ditransfer. Yang lainnya sedang berproses di Kementerian Keuangan. Kami mohon dukungan agar proses pengajuan dipercepat, sehingga setelah dana cair, akselerasi pembangunan bisa berjalan kencang,” ujar Tito saat Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Tito merinci bahwa total anggaran Rp100,1 triliun untuk periode 2026-2028 tersebut akan disalurkan secara bertahap, yakni Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Hingga pertengahan Juni 2026, baru lima instansi yang menerima pagu anggaran, sementara 28 kementerian dan lembaga lainnya masih menunggu penyelesaian administrasi.

Adapun alokasi dana TKD yang kini menjadi tumpuan daerah tersebar untuk Sumatera Utara sebesar Rp6,3 triliun, Sumatera Barat Rp2,6 triliun, dan Aceh Rp1,6 triliun. Tito menegaskan, semangat gotong royong antarprovinsi dan kabupaten/kota dalam menyalurkan bantuan keuangan lintas wilayah harus terus dijaga agar manfaat pemulihan dapat segera dirasakan warga.