Pria Mengamuk Serang Dua Personel Satpol PP Padang

oleh -20 Dilihat
dua-personel-satpol-pp-padang-terluka-diserang-pria-mengamuk
Dua Personel Satpol PP Padang Terluka Diserang Pria Mengamuk

Padang – Dua personel Satpol PP Kota Padang terluka saat mengamankan seorang pria yang mengamuk di kawasan Pasar Ambacang, Kelurahan Kuranji, Minggu (17/5/2026). Pria yang diduga pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa itu menyerang petugas dengan gunting ketika hendak ditenangkan.

Kasat Pol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengatakan petugas lebih dulu bergerak setelah menerima laporan dari warga yang resah dengan ulah pria tersebut. Laporan itu menyebutkan, pria itu bertindak agresif dan mengganggu ketertiban di area pasar.

“Pria tersebut melakukan perlawanan dan menyerang personel menggunakan sebilah gunting. Akibat kejadian itu, dua orang personel kami mengalami luka saat menjalankan tugas,” kata Chandra.

Dalam insiden itu, dua anggota Satpol PP mengalami luka di bagian dagu, tangan, dan kepala. Chandra menegaskan, petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima aduan warga untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, pria itu diduga memiliki riwayat perawatan di RSJ. Kondisinya dinilai membahayakan sehingga warga meminta petugas segera turun tangan.

Namun, saat petugas mencoba mengamankan, pria tersebut justru melawan dan menyerang dengan senjata tajam. Situasi di lokasi sempat menegang karena pria itu sulit dikendalikan dan terus menunjukkan sikap agresif, baik kepada petugas maupun warga.

Untuk mencegah hal yang lebih buruk, personel Satpol PP tetap melakukan pengawasan hingga kondisi pria itu mereda. Setelah situasi kembali kondusif dan yang bersangkutan tidak lagi agresif, petugas pun meninggalkan lokasi dan kembali ke markas komando.

Chandra menyebut, tindakan itu merupakan bagian dari risiko yang kerap dihadapi petugas saat bertugas di lapangan.

“Ini merupakan risiko yang dihadapi petugas ketika melakukan pengamanan terhadap seseorang yang mengamuk, apalagi menggunakan senjata tajam. Dalam kejadian ini, dua orang personel kami menjadi korban saat menjalankan tugas demi menjaga keamanan masyarakat,” ujar Chandra.