Resmikan SAMSAT Kiosk, Sumbar Percepat Digitalisasi Pajak

oleh -11 Dilihat
soft-opening-samsat-kiosk-jadi-tonggak-transformasi-digital-pelayanan-pajak-di-sumbar
Soft Opening SAMSAT KIOSK Jadi Tonggak Transformasi Digital Pelayanan Pajak di Sumbar

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi meluncurkan layanan SAMSAT Kiosk sebagai inovasi pembayaran pajak kendaraan bermotor yang lebih cepat, mudah, dan modern. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital pelayanan publik serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peluncuran bertajuk Soft Opening Pelayanan SAMSAT Kiosk Cepat, Mudah, Modern & Gebyar Apresiasi Emas 2026 itu digelar di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/05/2026). Sumatera Barat juga tercatat sebagai provinsi pertama di Pulau Sumatera yang menghadirkan layanan SAMSAT berbasis kiosk digital.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan, kehadiran SAMSAT Kiosk bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud komitmen pemerintah daerah menjawab tuntutan pelayanan publik di era digital.

“Hari ini bukan sekadar seremoni biasa, ini merupakan bukti nyata komitmen kita bersama untuk melakukan transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya di sektor pendapatan daerah. Di era digital ini masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, mudah, dan modern. Oleh karena itu kehadiran SAMSAT Kiosk adalah jawaban atas tantangan tersebut,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, layanan tersebut memungkinkan masyarakat membayar pajak kendaraan secara mandiri, praktis, dan efisien. Pemprov Sumbar juga akan menempatkan unit kiosk di sejumlah titik strategis dan pusat keramaian agar layanan lebih mudah diakses.

“Melalui SAMSAT Kiosk ini pelayanan menjadi lebih mandiri, tidak perlu lagi antrean panjang lewat layanan konvensional, serta memiliki aksesibilitas yang luas karena akan ditempatkan di titik-titik strategis yang dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari,” katanya.

Mahyeldi menyebut, optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) penting untuk mendukung pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat adalah nafas pembangunan daerah. Dari pajak itulah kita membangun jalan, jembatan, sekolah, hingga meningkatkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, kegiatan itu juga dirangkai dengan Gebyar Apresiasi Emas 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada wajib pajak yang taat membayar tepat waktu. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Pemberian hadiah berupa emas ini hanyalah stimulus kecil, namun makna sesungguhnya adalah kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.

Ia juga meminta petugas SAMSAT dan tim teknis terus menghadirkan inovasi layanan yang humanis, responsif, dan berintegritas. Menurutnya, hal itu penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

“Kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat, mari manfaatkan fasilitas ini. Bayarlah pajak tepat waktu, karena dengan pajak akan mempercepat terwujudnya Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkelanjutan,” tutupnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Barat Al Amin mengatakan, pada tahap awal pemerintah telah menyiapkan sembilan unit SAMSAT Kiosk untuk didistribusikan ke berbagai pusat keramaian di kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Ia menambahkan, keberadaan kiosk tersebut akan memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor secara cepat dan efisien tanpa bergantung pada layanan konvensional.

Kegiatan itu turut dihadiri Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta, Dirlantas Polda Sumbar, perwakilan Bank Nagari, serta Kepala Jasa Raharja Sumatera Barat.