Mahyeldi Sambut Kajati Baru Sumbar Dedie Tri Hariyadi

oleh -17 Dilihat
gubernur-mahyeldi-sambut-kajati-sumbar-baru-dedie-tri-hariyadi-di-bim
Gubernur Mahyeldi Sambut Kajati Sumbar Baru Dedie Tri Hariyadi di BIM

Pariaman – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyambut langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar yang baru, Dedie Tri Hariyadi, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Senin (4/5/2026). Kehadiran Dedie menandai awal tugasnya di Sumbar setelah menggantikan Muhibuddin, yang kini menjabat Kajati Sumatera Utara.

Dedie datang ke Ranah Minang dengan bekal pengalaman panjang di lingkungan Kejaksaan Agung. Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sumbar, ia menjabat Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Penyambutan berlangsung hangat dan dihadiri jajaran lengkap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar. Mahyeldi turut didampingi Sekretaris Daerah, para pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar, serta unsur Kejaksaan Tinggi Sumbar.

Mahyeldi menilai kehadiran Forkopimda dalam penyambutan itu menunjukkan kuatnya hubungan antarlembaga di Sumbar. Menurut dia, kebersamaan dan saling menghormati menjadi dasar penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus pelayanan publik di daerah.

“Selamat datang di Ranah Minang, Pak Kajati. Semoga kita bisa saling bersinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Mahyeldi.

Dedie Tri Hariyadi menegaskan jabatan yang kini diembannya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas. Ia menekankan bahwa Kejaksaan harus mampu mempertahankan kepercayaan publik lewat kerja profesional dan akuntabel.

“Ini bukan hanya jabatan, tetapi amanah untuk menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum,” tegas Dedie.

Ia juga menyoroti pentingnya pembenahan internal di tubuh Kejaksaan. Menurutnya, tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan langkah yang lebih tegas, progresif, dan terukur.

Karena itu, penguatan kelembagaan menjadi fokus utama dalam masa kepemimpinannya. “Pembenahan dan penguatan institusi harus dilakukan secara serius agar Kejaksaan semakin responsif dan dipercaya publik,” ujarnya.

Lebih jauh, Dedie memastikan Kejati Sumbar akan bergerak lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan terbuka terhadap perubahan. Dengan pendekatan itu, ia berharap pelayanan hukum yang diberikan dapat semakin berkualitas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.