Kendari – Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda meninjau sejumlah proyek infrastruktur dan transportasi di Sulawesi Tenggara dalam kunjungan reses Komisi V DPR RI masa persidangan IV tahun sidang 2025-2026, Rabu (22/4/2026). Agenda itu dimulai dari lokasi rencana pembangunan Kolam Retensi Nanga-Nanga di kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kota Kendari, yang dipandang penting untuk mengatasi banjir dan memperbaiki sistem drainase kota.
Zigo mengatakan, kolam retensi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk menekan risiko banjir di Kendari. “Kolam Retensi Nanga-Nanga diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam mengurangi risiko banjir dan memperbaiki tata kelola drainase di Kota Kendari,” ujar Zigo Rolanda.
Usai peninjauan lapangan, Komisi V DPR RI menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah mitra kerja. Hadir dalam pertemuan itu Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Transmigrasi, BMKG, BNPP/BASARNAS, AirNav Indonesia, Pelindo, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Pemerintah Kota Kendari.
Rapat tersebut membahas berbagai program strategis, mulai dari peningkatan konektivitas antardaerah, pembangunan dan preservasi jalan, penguatan sistem transportasi, hingga upaya mitigasi bencana.
“Kami ingin memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Zigo.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan Bandara Haluoleo. Bandara itu dinilai memegang peran penting sebagai simpul transportasi udara yang mendukung mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara.
Zigo menegaskan, kunjungan reses menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah agar rencana pembangunan bisa berjalan berkelanjutan.
“Kolaborasi yang kuat sangat dibutuhkan agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat nantinya,” ujarnya.






