Wako Fadly Amran Apresiasi Latihan Kogabwilhan I

oleh -24 Dilihat
wako-fadly-amran-apresiasi-latihan-mantap-lko-kogabwilhan-i
Wako Fadly Amran Apresiasi Latihan Mantap LKO Kogabwilhan I

Padang – Pemerintah Kota Padang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui latihan Manajemen Latihan Komando Operasi (MANTAP LKO) Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) yang digelar di Komplek Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (18/4/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan latihan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi antarlembaga sekaligus memastikan kesiapan menghadapi kondisi darurat di daerah itu.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Palang Merah Indonesia, BMKG, Dinas Kesehatan, serta seluruh unsur terkait lainnya. Latihan ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

Ia menekankan, latihan seperti ini tidak bisa hanya dilakukan sesekali karena perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pola bencana terus berubah dari waktu ke waktu.

“Kita tentu selalu berdoa agar Kota Padang dan Sumatera Barat dijauhkan dari bencana. Namun demikian, kita tidak boleh lengah. Potensi kebencanaan tetap ada dan harus kita hadapi dengan kesiapan serta profesionalisme,” tambahnya.

Fadly juga mendorong agar latihan serupa dilaksanakan secara rutin, tidak hanya untuk petugas, tetapi juga masyarakat, agar kesiapan di lapangan semakin kuat dan sinergi lintas sektor terus terbangun.

“Dengan latihan yang rutin, koordinasi akan semakin solid dan kita benar-benar siap ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya didampingi Kalaksa BPBD Hendri Zulviton.

Kepala Seksi Operasi Korem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Yusuf Tanjung menyebut latihan ini merupakan bagian dari kegiatan Kogabwilhan I yang digelar serentak di beberapa daerah, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.

“Latihan ini melibatkan sekitar 500 personel gabungan dengan dukungan peralatan darat dan laut. Adapun skenario latihan mencakup evakuasi di laut, penyelamatan di ketinggian seperti pohon dan billboard, penanganan korban pada bangunan runtuh, serta prosedur penanganan medis darurat,” pungkasnya.