Safni Sikumbang Bangkitkan Kembali Kejayaan Kakao Limapuluh Kota

oleh -41 Dilihat
bupati-safni-sikumbang-ingin-kembalikan-kejayaan-kakao-limapuluh-kota
Bupati Safni Sikumbang Ingin Kembalikan Kejayaan Kakao Limapuluh Kota

Limapuluh Kota – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menargetkan penanaman dua juta batang kakao pada tahun 2026 sebagai upaya strategis untuk mengembalikan kejayaan komoditas tersebut sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Program ambisius ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan yang mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bibit kakao hibrida.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Kementan menunjuk CV Hadistira Jaya Kencana yang berlokasi di Jorong Gando, Nagari Piobang, sebagai penyedia bibit unggul jenis TSH-858 dan ICS-60.

Selain fokus pada produksi bibit, program ini juga menciptakan efek ekonomi berganda bagi masyarakat sekitar. Warga Nagari Piobang dilibatkan secara aktif dalam seluruh rangkaian proses, mulai dari persemaian, perawatan, hingga distribusi bibit.

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menegaskan bahwa kebangkitan sektor kakao merupakan bagian dari visi besar daerah untuk membangun kemandirian ekonomi. Ia optimistis langkah ini mampu mengembalikan kejayaan kakao yang dulunya menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Limapuluh Kota.

“Kami tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi bergerak untuk mengembalikannya dengan skala yang lebih besar dan sistem yang lebih baik, didukung penuh oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman,” ujar Bupati Safni.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah komprehensif untuk menjamin keberhasilan program ini. Selain penyediaan bibit unggul, pemerintah akan memberikan pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian serta melakukan penguatan kelembagaan petani.

Langkah pemerintah ini disambut positif oleh para petani. Nono, seorang petani di Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak, menilai program ini sebagai harapan baru untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Jika program ini berjalan sesuai rencana, kami yakin ekonomi petani akan jauh lebih baik. Kakao bisa menjadi andalan baru bagi kami,” pungkasnya.

Limapuluh Kota – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menargetkan penanaman dua juta batang kakao pada tahun 2026 sebagai upaya strategis mengembalikan kejayaan komoditas tersebut sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Program ambisius ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk alokasi anggaran untuk pengadaan dua juta bibit kakao hibrida.

Untuk penyediaan bibit, pemerintah menunjuk CV Hadistira Jaya Kencana yang berlokasi di Jorong Gando, Nagari Piobang, sebagai penyedia bibit unggul jenis TSH-858 dan ICS-60.

Selain fokus pada produksi bibit, program ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. Warga Nagari Piobang dilibatkan secara aktif dalam seluruh rangkaian proses, mulai dari persemaian, perawatan, hingga distribusi bibit.

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menegaskan bahwa kebangkitan sektor kakao merupakan bagian dari visi besar daerah untuk membangun kemandirian ekonomi. Ia berharap langkah ini mampu mengembalikan kejayaan kakao yang dulunya menjadi sumber penghidupan utama ribuan keluarga di Limapuluh Kota.

“Kakao pernah menjadi primadona yang mengangkat perekonomian masyarakat kita. Hari ini, kita tidak hanya mengenang, tapi kita bergerak untuk mengembalikannya dengan skala yang lebih besar dan sistem yang lebih baik, yang disokong penuh oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman,” ujar Safni.