Padang – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Barat (Sumbar) menjatuhkan pilihan pada Kota Bukittinggi sebagai lokasi penyelenggaraan cabang olahraga (cabor) tinju pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar.
Keputusan ini diambil setelah adanya perubahan jadwal pelaksanaan Porprov ke awal Oktober 2026.
Ketua Pengprov Pertina Sumbar, Efendi, mengungkapkan alasan pemilihan Bukittinggi.
“Penggeseran Porprov ke awal Oktober itu keputusan yang tepat. Karena anggaran di bulan Juni-Juli biasanya masih dalam proses, jadi ini lebih realistis,” ujar Efendi, Kamis (29/1/2026).
Efendi menambahkan, Bukittinggi memiliki potensi besar dalam penyelenggaraan cabor tinju.
“Pengprov Pertina melirik Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah Cabor Tinju,” katanya.
Menurutnya, animo penonton di Bukittinggi sangat tinggi dan lokasinya strategis.
Efendi juga menanggapi keinginan Kabupaten Mentawai untuk menjadi tuan rumah cabor tinju.
“Dalam kondisi yang saat ini, tentu tak memungkinkan karena mengingat efisiensi anggaran,” jelasnya.
Efendi menegaskan, perubahan jadwal Porprov justru memberikan kepastian waktu bagi semua pihak untuk mempersiapkan atlet secara maksimal.
“Ini hal yang wajar. Digeser sedikit demi menyukseskan alek besar Porprov, lagian KONI Sumbar sudah berhasil menggaungkan Porprov 2026,” tuturnya.
Efendi mengaku telah berkomunikasi dengan pengurus Pertina Bukittinggi terkait kesiapan mereka menjadi tuan rumah.
“Sekarang kita sudah nyaman dan aman, karena sudah ada kepastian. Atlet bisa mempersiapkan diri lebih matang dan semua daerah juga menyatakan siap ikut,” pungkasnya.






