Gubernur Sumbar Desak: Normalisasi Sungai! Alat Berat Turun

oleh -180 Dilihat
gubernur-sumbar-minta-bws-sumatera-v-segera-turunkan-alat-berat-untuk-menormalisasi-sungai-terdampak-bencana
Gubernur Sumbar Minta BWS Sumatera V Segera Turunkan Alat Berat untuk Menormalisasi Sungai Terdampak Bencana

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk segera mengerahkan alat berat. Tujuannya, menormalisasi sungai-sungai yang mengalami pendangkalan akibat bencana hidrometeorologi.

Permintaan ini muncul setelah adanya kesepakatan bersama untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana.

Mahyeldi menyampaikan hal ini saat meninjau langsung daerah aliran sungai yang terdampak banjir bandang di Kota Padang, Selasa (6/1/2026).

“Saya berharap BWS Sumatera V segera membersihkan material kayu dan melakukan pengerukan di sepanjang aliran sungai yang terdampak,” tegas Mahyeldi, menekankan pentingnya meminimalkan risiko banjir susulan.

Menurutnya, banyak material kayu yang masih tersangkut di sungai. Kondisi sungai yang dangkal juga meningkatkan risiko meluap saat debit air naik.

“Terutama di Daerah Aliran Sungai Batang Kuranji, material kayu dan pendangkalan sangat mengkhawatirkan. Penanganannya harus diprioritaskan karena berada di kawasan permukiman padat,” jelasnya.

Sungai Tabiang Banda Gadang dan Lubuk Minturun juga memerlukan perhatian serius, lanjutnya.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) sebelumnya, BWS Sumatera V menyatakan kesiapannya dengan 50 unit alat berat untuk mendukung normalisasi sungai.

Mahyeldi juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan material kayu yang terbawa arus banjir, selama tidak melanggar aturan.

“Saya minta Camat, Lurah, dan Wali Nagari berkoordinasi dengan masyarakat untuk pemanfaatan material kayu. Selain sungai bersih, manfaatnya juga bisa dirasakan warga,” pungkasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi sejumlah pejabat tinggi pratama, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Kepala Biro Adpim Sumbar, dan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Sumbar.