Gubernur Imbau Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam, Siaga Bencana!

oleh -174 Dilihat
cuaca-masih-sulit-diprediksi,-gubernur-mahyeldi-imbau-masyarakat-tetap-waspada
Cuaca Masih Sulit Diprediksi, Gubernur Mahyeldi Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan. Imbauan ini disampaikan menyusul kondisi cuaca yang masih fluktuatif di wilayah tersebut.

Mahyeldi menjelaskan, meskipun puncak musim hujan telah berlalu, potensi curah hujan tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

“Cuaca ini belum sepenuhnya stabil. Karena itu, masyarakat tetap perlu waspada dan siaga,” tegas Mahyeldi, Senin (5/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat Mahyeldi memimpin Focus Group Discussion (FGD) penanganan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana hidrometeorologi di Auditorium Gubernuran.

Berdasarkan kajian tim teknis, curah hujan dengan intensitas tinggi dapat berdampak pada kondisi sungai yang mengalami pendangkalan, kerusakan tanggul, serta fasilitas pengendali banjir lainnya.

Selain kesiapsiagaan teknis pemerintah, Mahyeldi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi risiko bencana.

Hal ini termasuk dengan memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dini dari pihak berwenang.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Edukasi dan kewaspadaan bersama sangat menentukan,” kata Mahyeldi.

Gubernur juga meminta agar alur informasi dari pemerintah hingga ke tingkat bawah berjalan lebih cepat dan jelas. Tujuannya, agar masyarakat tidak panik namun tetap siap menghadapi potensi bencana.

Diharapkan, dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, risiko bencana dapat ditekan dan dampaknya dapat diminimalkan.

FGD tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Barat, bupati dan wali kota secara daring, Forkopimda kabupaten/kota, serta perwakilan instansi dan kementerian terkait.

Turut hadir perwakilan Pengadilan Tinggi, BMKG, PLN, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Balai Wilayah Sungai, Balai Cipta Karya bidang air minum, Bappenas, serta satuan kerja dan UPT balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Permukiman.