Solok – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Kota Solok pada 2025, pembangunan infrastruktur publik di kota yang terdiri dari dua kecamatan dan 13 kelurahan ini terus mengalami percepatan. Salah satu fokus utama adalah peningkatan layanan kesehatan melalui pengembangan digitalisasi di RSUD Serambi Madinah yang berlokasi di Kelurahan Laing.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menjadi bagian dari transformasi digital yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Solok. Saat ini, manajemen RSUD Serambi Madinah tengah mengembangkan penggunaan software Khanza sebagai sistem SIM-RS, meskipun detail implementasinya belum sepenuhnya dipublikasikan.
Direktur RSUD Serambi Madinah, Dessy Syafril, menyatakan bahwa pihak rumah sakit berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. “Kami terus berupaya memanfaatkan teknologi modern untuk mendukung layanan rumah sakit,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Selain itu, RSUD Serambi Madinah juga diarahkan untuk mengintegrasikan layanan dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan. Platform ini memungkinkan integrasi data rekam medis pasien secara nasional sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih terkoordinasi dan berkelanjutan.
Inovasi lain yang diterapkan adalah penyediaan fasilitas air siap minum di lingkungan rumah sakit sebagai bagian dari modernisasi sarana pendukung. Dalam hal administrasi, pasien peserta BPJS Kesehatan kini dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui aplikasi Mobile JKN, sementara pasien umum dapat mendaftar secara online melalui situs resmi RSUD Serambi Madinah.
Dessy menjelaskan, “Melalui aplikasi tersebut, pasien bisa mendaftar rawat jalan tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. Ini membantu mengurangi antrean dan memungkinkan pasien datang sesuai jadwal.” Selain pendaftaran online, pasien juga dapat mengakses jadwal praktik dokter dan memperoleh informasi terkini mengenai ketersediaan ruang rawat inap, sehingga efisiensi layanan meningkat dan kenyamanan pasien lebih terjamin.
RSUD Serambi Madinah menyediakan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, rawat jalan umum, serta berbagai layanan spesialis seperti penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, anak, bedah, paru, dan gigi. Fasilitas pendukung lainnya meliputi ICU, PICU/NICU, radiologi, laboratorium, kamar operasi, dan layanan ambulans.
Melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD, Pemerintah Kota Solok aktif mengimplementasikan layanan kesehatan berbasis digital yang diklaim ramah, mudah diakses, dan profesional. Program ini menjadi prioritas Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
Wali Kota Solok menegaskan bahwa pengembangan aplikasi dan layanan digital di RSUD Serambi Madinah harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung efisiensi dan efektivitas kerja antar perangkat daerah. “Digitalisasi pelayanan publik bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak dalam menciptakan layanan yang modern dan responsif,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Aplikasi yang dikembangkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi kemudahan akses informasi maupun peningkatan kualitas pelayanan. Integrasi antar sistem juga menjadi prioritas agar tidak terjadi tumpang tindih dengan aplikasi dari pemerintah pusat.”
Pemerintah Kota Solok menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Digitalisasi layanan RSUD Serambi Madinah pun ditetapkan sebagai salah satu program unggulan daerah, sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam memanfaatkan teknologi guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih efisien, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.






