Payakumbuh – Ajang bergengsi Piala Walikota Payakumbuh Open Turnamen resmi bergulir di Lapangan Kapten Tantawi, Senin (20/07/2026). Sebanyak 16 tim dari Sumatera Barat, Riau, dan Jambi akan saling sikut untuk memperebutkan gelar juara.
Antusiasme tinggi mewarnai pembukaan turnamen yang ditandai dengan pemukulan gendang tambua tansa oleh Walikota Payakumbuh, Zulmaeta. Kompetisi ini diharapkan menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar daerah di wilayah Sumatera.
Ketua Askot PSSI Payakumbuh, Diki Engla, menyambut positif gelaran ini. Ia menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar ajang adu taktik untuk menjadi juara.
“Alhamdulillah kita kembali menggelar turnamen sepakbola tingkat Sumbar, Riau dan Jambi di Kota Payakumbuh. Terima kasih kepada Bapak Walikota dan Forkopimda serta undangan dan banyak pihak yang mendukung turnamen ini,” tutur Diki.
Diki menambahkan, pihaknya berharap turnamen ini mampu memperkuat jalinan silaturahmi. “Selain jadi wadah bagi pecinta sepak bola, turnamen ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, laga pembuka antara Saga FC dan PS UIR Riau berlangsung sengit dengan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Saga FC akhirnya berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah menundukkan PS UIR Riau dengan skor tipis 1-0.
Gol penentu kemenangan tim asal Sijunjung tersebut tercipta lewat aksi Alil Yalum pada menit ke-60. Serangan terukur tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ketat di Kecamatan Payakumbuh Barat ini.
Selain Saga FC dan PS UIR, turnamen ini diramaikan oleh sejumlah klub ternama. Di antaranya Tigo Kayo FC, Porpaya FC, Poldam FC, Ambu FC, Jordua FC, Rantau Arena, B Galatama, Batang Bungo asal Jambi, serta Pendalian FC dari Riau.






