Gubernur Mahyeldi Raih Gelar Magister Manajemen di Malaysia

oleh -146 Dilihat
gubernur-mahyeldi-resmi-diwisuda-magister-manajemen-di-unishams-malaysia
Gubernur Mahyeldi Resmi Diwisuda Magister Manajemen di UniSHAMS Malaysia

Kedah – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya pendidikan berkelanjutan sebagai kunci untuk memberikan solusi bagi masyarakat, usai menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen (M.M.). Ia diwisuda di Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS), Kedah, Malaysia, Sabtu (1/11/2025).

Penyelesaian studi pascasarjana selama 2,5 tahun di universitas tersebut ditandai dengan wisuda ini. Tesis yang diangkat Mahyeldi berfokus pada “Strategi Pengembangan Wakaf Produktif dalam Pengentasan Kemiskinan di Sumatera Barat.”

Menurut Mahyeldi, pencapaian gelar ini merupakan wujud komitmennya untuk terus belajar dan berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. “Menuntut ilmu itu, tidak mengenal batas usia atau jabatan. Pendidikan adalah jalan untuk memperdalam pemahaman, memperkuat keikhlasan, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” ujarnya seusai wisuda.

Topik wakaf yang menjadi fokus penelitiannya mencerminkan perhatiannya terhadap potensi ekonomi umat yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia berpendapat bahwa pengelolaan wakaf yang profesional dan produktif dapat menjadi instrumen penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Wakaf bukan hanya tentang amal ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang besar. Jika dikelola dengan baik, ia dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif yang membantu banyak sektor kehidupan,” jelasnya.

Mahyeldi memulai studinya di UniSHAMS sejak Oktober 2022. Dalam proses penyelesaian tesisnya, ia mendapatkan bimbingan dari Prof. Yusuf dan Prof. Kamal, dengan Prof. Yahya Oon bertindak sebagai ketua tim penguji. Ia berhasil menyelesaikan sidang tesis pada Juli 2025 dan menghadiri wisuda bersama ratusan mahasiswa dari berbagai negara, didampingi oleh istrinya, Harneli Mahyeldi.