Lubuk Sikaping – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-III tingkat Nagari Panti Utara resmi dibuka, Kamis (16/10/2025), dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an. Acara yang dipusatkan di halaman SD 11 Murni, Bahagia Panti, ini dihadiri oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, serta ratusan warga yang antusias.
Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Pasaman, yang disambut meriah oleh masyarakat. Dalam arahannya, Welly Suhery menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendekatkan diri dan meningkatkan pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an. “Pelaksanaan MTQ ini, selain sebagai salah satu instrumen untuk mengukur capaian dari ikhtiar tilawatil Qur’an, hendaknya juga dapat menjadi salah satu metoda untuk mendekatkan serta meningkatkan pemahaman terhadap isi kandungan Al-Qur’an,” ujarnya.
Welly Suhery juga mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat dalam menyelenggarakan MTQ di Nagari Panti Utara. “Ini MTQ pertama kali yang saya buka dan bertempat di Nagari Panti Utara,” katanya. Pemerintah Kabupaten Pasaman memberikan apresiasi kepada panitia, wali nagari, dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini.
Pemerintah daerah berharap melalui MTQ ini, nilai-nilai Qurani dapat ditanamkan pada generasi mendatang, sehingga terhindar dari pengaruh negatif era modernisasi dan digitalisasi. “Melalui MTQ kita berupaya menanamkan nilai-nilai Qur’ani, agar generasi mendatang terhindar dari pengaruh negatif di era modrenisasi dan digitalisasi ini. Kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tambahnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Camat Panti, Refrizal, Wali Nagari Panti Utara, Suhaimi, Wali Nagari Panti Timur, perwakilan KUA Kecamatan Panti, Niniak Mamak, tokoh masyarakat, serta warga.
Ketua LPTQ Kecamatan Panti, Eka Putra Mulia Hasibuan, menjelaskan bahwa MTQ kali ini mengusung tema “Melalui MTQ Kita Gali Potensi, Minat dan Bakat Peserta, Menuju Generasi Qur’ani yang Unggul, Cerdas dan Berakhlakul Karimah.” Ia menambahkan, MTQ diikuti oleh 89 peserta yang terbagi dalam beberapa cabang lomba, yaitu Tilawah (34 peserta), Tartil (40 peserta), dan Tahfizh (15 peserta).
Eka Putra Mulia Hasibuan juga menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ di Nagari Panti Utara yang memasuki tahun ketiga ini merupakan hasil gotong royong Niniak Mamak, pemuda, pemerintah nagari, dan masyarakat.
Wali Nagari Panti Utara, Suhaimi, menyampaikan apresiasi kepada panitia, Bundo Kanduang, Wirid Yasin, dan masyarakat yang telah bersusah payah menyelenggarakan kegiatan ini, meskipun dengan anggaran yang terbatas.
Setelah pemukulan gong, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia.






