Aspeksindo Dorong Pemerintah Mulai Akselerasi Layanan MBG di Daerah 3T

oleh -201 Dilihat
aspeksindo-dorong-pemerintah-mulai-akselerasi-layanan-mbg-di-daerah-3t
Aspeksindo Dorong Pemerintah Mulai Akselerasi Layanan MBG di Daerah 3T

Jakarta – Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) menyoroti potensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah 3T. Hal ini disampaikan seiring dengan fokus pemerintah terhadap wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar sebagai prioritas program MBG.

Andi Fajar Asti, Direktur Eksekutif Aspeksindo, menyatakan dukungan penuh terhadap program yang digagas oleh Prabowo Subianto tersebut. “Kami mendukung sepenuhnya program MBG,” ujarnya saat ditemui di kantor Aspeksindo pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Fajar Asti menekankan bahwa program MBG bukan hanya sekadar memberikan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah, tetapi juga dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah terpencil. Menurutnya, dengan memaksimalkan potensi sumber daya lokal, program ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Jika demikian, tak hanya pemenuhan gizi anak, bukan cuman mengurangi angka stunting, tetapi juga menciptakan sirkulasi ekonomi yang kuat di masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T berpotensi menjadi “anak tangga mencapai puncak kemandirian ekonomi masyarakat.”

Namun, Fajar Asti juga menyoroti bahwa sebaran titik dapur SPPG di 122 wilayah 3T di Indonesia belum mencapai 50 persen. Oleh karena itu, Aspeksindo mendesak pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional, untuk melakukan observasi menyeluruh dan mempercepat pembukaan layanan di seluruh wilayah 3T. “Maka kami mendorong agar mempercepat pengadaan SPPG di wilayah 3T, khususnya daerah kepulauan dan pesisir,” tegasnya.

Selain itu, Fajar Asti juga mengingatkan pentingnya memperhatikan jenis makanan yang disajikan, dengan mengutamakan makanan lokal yang sesuai dengan selera anak-anak. “Aspeksindo mengharapkan jenis makanan yang disajikan untuk anak sekolah memperhatikan makanan lokal. Jadi suplai bahan baku itu mengambil potensi daerah masing-masing, termasuk memaksimalkan potensi perikanan dan kelautan,” paparnya.

Aspeksindo sendiri aktif dalam membina generasi muda melalui ajang Sekolah Duta Maritim Indonesia, yang pesertanya berasal dari berbagai wilayah, termasuk mereka yang bukan berasal dari kepulauan dan pesisir. Fajar Asti meyakini bahwa pelibatan Aspeksindo dalam akselerasi pengadaan dapur SPPG di seluruh wilayah 3T akan sangat membantu, mengingat jejaring yang luas dan jumlah Duta Maritim Indonesia yang mencapai ratusan. “Kami siap menjadi bagian integral program MBG,” pungkasnya.