PWI Pusat Pulihkan Situs Diretas, Tingkatkan Keamanan Sistem

oleh -175 Dilihat
situs-resmi-pwi-diretas,-pwi-pusat-sampaikan-permintaan-maaf
Situs Resmi PWI Diretas, PWI Pusat Sampaikan Permintaan Maaf

Jakarta – Situs resmi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menjadi target serangan siber, memicu respons cepat dari organisasi tersebut. Insiden ini, yang terjadi setelah adanya dualisme di PWI Pusat, menyebabkan tampilan konten yang tidak sesuai di situs pwi.or.id.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan tersebut. “PWI Pusat memohon maaf kepada seluruh anggota dan masyarakat atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya, Rabu (15/10/2025), seraya menambahkan bahwa langkah-langkah pemulihan dan peningkatan keamanan sedang diimplementasikan.

Menurut Zulmansyah, tim IT PWI Pusat bekerja sama dengan penyedia layanan hosting untuk mengidentifikasi sumber serangan dan mengamankan data organisasi. “Langkah-langkah teknis sudah dilakukan. Kami juga bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menelusuri pelaku peretasan,” jelasnya.

Hilman Hidayat, Ketua Bidang Multimedia dan IT PWI Pusat, menjelaskan bahwa situs web yang ada sudah tidak lagi memadai untuk kebutuhan organisasi yang berkembang. “Website lama kami warisi dari pengurus sebelumnya dan saat ini sedang kami tata ulang,” ungkapnya.

Hilman menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan Akhmad Munir, PWI sedang membangun situs web baru dengan sistem yang lebih aman dan canggih. “Website baru dengan sistem yang lebih aman, canggih, dan sesuai standar teknologi terkini,” katanya.

Lebih lanjut, Hilman menekankan pentingnya situs web resmi sebagai simbol kredibilitas dan profesionalisme PWI. Sistem baru ini akan dirancang dengan fokus pada keamanan siber, integrasi data anggota, dan aksesibilitas publik. “Website ini nantinya tidak hanya menampilkan berita atau kegiatan PWI, tetapi juga menjadi pusat data anggota, sistem verifikasi digital, serta kanal komunikasi antara PWI pusat dan daerah,” paparnya.

Proses migrasi data dan pembangunan sistem baru dilakukan dengan cermat untuk memastikan tidak ada data yang hilang. “Kami memastikan tidak ada data penting yang hilang. Semua ditransfer dan disesuaikan dengan sistem baru yang sedang kami kembangkan,” tegas Hilman.

Hilman mengajak anggota PWI dan masyarakat untuk bersabar menantikan peluncuran situs web baru. Ia meyakinkan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen PWI untuk menjadi organisasi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Transformasi digital bukan sekadar tampilan, tetapi juga soal kepercayaan dan integritas. Website baru ini akan menjadi simbol komitmen PWI menjaga profesionalisme pers Indonesia di era digital,” pungkasnya.