Wagub Temukan Bakteri di Lubang Tanah 50 Kota!

oleh -194 Dilihat
tanah-berlubang-di-50-kota,-wagub-vasko:-mengandung-bakteri,-jangan-diminum-langsung
Tanah Berlubang di 50 Kota, Wagub Vasko: Mengandung Bakteri, Jangan Diminum Langsung

LIMAPULUH KOTA – Pemerintah mengimbau warga Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, untuk tidak mengonsumsi air dari sinkhole yang muncul di kawasan pertanian Pombatan.

Imbauan ini disampaikan menyusul hasil kajian awal yang menunjukkan air tersebut mengandung bakteri tinggi.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan hal ini saat meninjau langsung lokasi sinkhole pada Minggu (11/1/2026).

“Dari sisi pH-nya, air ini berada di bawah 6,5. Jadi kalau bisa tolong jangan diminum,” kata Vasko kepada warga.

Vasko menjelaskan, kandungan bakteri e-Coli yang tinggi membuat air tersebut tidak layak dikonsumsi tanpa pengolahan.

Jika terpaksa digunakan, air harus dimasak terlebih dahulu.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan instansi terkait terus melakukan pemantauan dan kajian lanjutan.

Tujuannya, untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Vasko juga meminta masyarakat tidak mempercayai anggapan bahwa air dari sinkhole memiliki khasiat kesehatan.

“Tidak ada air ini untuk menyembuhkan penyakit atau demi kesehatan. Itu tidak ada,” tegasnya.

Selain itu, warga diminta mematuhi batas pengamanan yang telah ditetapkan, yakni minimal 50 meter dari bibir lubang.

Hal ini mengingat kondisi tanah masih berpotensi mengalami amblasan lanjutan.

Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi, menambahkan, Badan Geologi telah melakukan studi lapangan.

Namun, untuk memastikan penyebab amblasan secara menyeluruh, masih dibutuhkan peralatan tambahan serta dukungan logistik.

Sinkhole ini diketahui muncul secara tiba-tiba pada Minggu (4/1/2025) di lahan persawahan milik warga setempat.

Kejadian itu disadari setelah terdengar suara bergemuruh, sebelum tanah amblas dan membentuk lubang berisi air dengan kedalaman sekitar 20 meter.