Sumbar Sabet Dua Penghargaan di Indonesia Muslim Travel Index

oleh -128 Dilihat
membanggakan,-sumbar-raih-dua-penghargaan-bergengsi-di-indonesia-muslim-travel-index-2025
Membanggakan, Sumbar Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Indonesia Muslim Travel Index 2025

Jakarta – Sumatera Barat (Sumbar) kembali menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata unggulan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen daerah dalam mengembangkan pariwisata ramah Muslim.

Pada acara puncak IMTI 2025 yang diselenggarakan di Jakarta Expo, Kamis (9/10/2025), Provinsi Sumbar dinobatkan sebagai provinsi terbaik kedua secara nasional dalam pengembangan destinasi pariwisata ramah Muslim. Selain itu, Sumbar juga menerima penghargaan khusus dari CrescentRating dan HalalTrip Singapura atas keberhasilannya dalam membina masyarakat untuk merawat budaya dan masakan halal.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, ini merupakan anugerah dan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku pariwisata, hingga masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menegaskan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Minangkabau dapat berjalan beriringan dalam membangun pariwisata yang berkah dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Sumbar bertekad untuk terus memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata halal unggulan nasional. “Insya Allah, Sumatera Barat akan terus berbenah. Kita ingin pariwisata yang bukan hanya indah dipandang mata, tapi juga menumbuhkan nilai-nilai keberkahan bagi masyarakat dan negeri ini,” kata Mahyeldi.

Lila Yanwar, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, menjelaskan bahwa penilaian IMTI didasarkan pada empat kategori utama, yaitu Akses (Access), Komunikasi (Communication), Lingkungan (Environment), dan Pelayanan (Service). “Dalam kategori access, yang dinilai adalah kemudahan akses ke berbagai fasilitas wisata, transportasi ramah Muslim, serta ketersediaan peta dan informasi lokasi yang akurat,” jelasnya.

Kategori communication menitikberatkan pada ketersediaan informasi yang jelas dalam berbagai bahasa, termasuk informasi restoran halal, jadwal shalat, dan fasilitas ibadah. Aspek environment meliputi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan destinasi wisata, sedangkan service berfokus pada pelayanan yang ramah, profesional, dan sesuai prinsip syariah. “Alhamdulillah, setelah melalui penilaian panjang, Sumbar terpilih sebagai provinsi nomor dua terbaik secara nasional. Ini bukti bahwa kita berada di jalur yang benar dalam mengembangkan pariwisata halal,” ungkap Lila.

R. Wisnu Rahtomo dari Enhaii Halal Tourism Center (EHTC) Politeknik Pariwisata NHI Bandung, selaku Ketua Tim Penilai IMTI 2025, mengapresiasi peningkatan signifikan sektor pariwisata ramah Muslim di Sumbar. “Peningkatan itu terlihat tidak hanya dari atribut dasar, tetapi juga dari pengalaman wisatawan. Kami terkesan dengan kebersihan dan kenyamanan fasilitas ibadah, seperti mushalla di Bandara Internasional Minangkabau dan layanan ramah di Hotel Rangkayo Basa serta Rumah Makan Pagi Sore,” katanya.