Sumbar Peringati HUT ke-80, Ekonomi Terus Bertumbuh Positif

oleh -244 Dilihat
catatan-wagub-vasko-ruseimy:-pertumbuhan-ekonomi-sumbar-triwulan-i-2025-di-4,66-persen
Catatan Wagub Vasko Ruseimy: Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Triwulan I 2025 di 4,66 Persen

Padang – Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 dengan sorotan pada pertumbuhan ekonomi dan tantangan pariwisata. Perayaan yang jatuh pada 1 Oktober 2025 ini, menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, menekankan bahwa peringatan HUT bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah refleksi mendalam. “Usia 80 tahun adalah momentum refleksi,” ujarnya.

Pertumbuhan ekonomi Sumbar pada triwulan I 2025 tercatat sebesar 4,66 persen. Menurut Vasko, angka ini menunjukkan fondasi ekonomi yang kuat di tengah tekanan ekonomi global. Pemerintah daerah terus berupaya memprioritaskan sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata berbasis kearifan lokal, serta penguatan infrastruktur.

Data resmi dari Pemprov Sumbar menunjukkan perbaikan pada sejumlah indikator makro. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku meningkat dari Rp 83,29 triliun pada 2024 menjadi Rp 88,26 triliun pada 2025. Tingkat kemiskinan mengalami penurunan dari 5,97 persen menjadi 5,35 persen, dan tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 5,79 persen menjadi 5,69 persen. Nilai Tukar Petani (NTP) juga menunjukkan peningkatan sebesar 6,91 persen.

Sektor perdagangan internasional juga mencatatkan tren positif. Ekspor Sumbar naik 36,96 persen dalam periode Januari hingga Juli 2025, dengan tujuan utama India, Pakistan, dan Bangladesh. Sementara itu, impor tercatat meningkat 2,98 persen, terutama dari Singapura, Malaysia, dan Brasil. Peningkatan ekspor di sektor pertanian, pertambangan, dan industri pengolahan diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi daerah.

Namun, penurunan kedatangan wisatawan domestik melalui jalur udara sebesar 13,75 persen menjadi tantangan tersendiri. Hal ini berbanding terbalik dengan kunjungan wisatawan mancanegara yang justru tumbuh 29,28 persen. Vasko menilai bahwa diperlukan strategi pemulihan melalui promosi pariwisata, peningkatan konektivitas, dan pengendalian harga transportasi.

Pemerataan kesejahteraan juga menjadi fokus utama. Vasko menekankan pentingnya agar manfaat pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan di pusat kota, tetapi juga di nagari-nagari perdesaan. Transformasi digital layanan publik disebut sebagai langkah kunci untuk memperkuat birokrasi yang lebih efisien dan transparan.

“Sumbar pantas dibanggakan, bukan diremehkan. Kita harus bersama-sama menjaga marwah daerah, memperkuat identitas kultural, dan membuka jalan bagi pembangunan yang inklusif,” kata Vasko.

Pemerintah daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif mendukung program pembangunan dalam semangat peringatan HUT ke-80. Vasko menegaskan bahwa capaian hari ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk membawa Sumbar menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.