DPW NasDem Sumbar Tuntut Majalah Tempo Minta Maaf

oleh -41 Dilihat
dpw-nasdem-sumbar-minta-majalah-tempo-minta-maaf-pada-surya-paloh
DPW NasDeM Sumbar Minta Majalah Tempo Minta maaf pada Surya Paloh

Padang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat melayangkan protes keras terhadap Majalah Tempo edisi 12-17 April 2026. Mereka menuntut media tersebut menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, atas visualisasi sampul majalah yang dinilai mencemarkan nama baik.

NasDem Sumatera Barat menilai sampul majalah tersebut tidak mencerminkan prinsip jurnalisme yang etis, berimbang, dan bertanggung jawab. Visualisasi yang ditampilkan dianggap telah melampaui batas kritik yang sehat dan cenderung membangun framing yang tidak proporsional, sehingga berpotensi merendahkan martabat tokoh bangsa.

DPW Partai NasDem Sumatera Barat menegaskan bahwa kebebasan pers memang merupakan pilar demokrasi yang harus dihormati. Namun, kebebasan tersebut tidak bersifat mutlak dan wajib dijalankan dengan menjunjung tinggi etika serta profesionalitas.

Menurut mereka, kritik seharusnya disampaikan berbasis data, fakta, dan substansi, bukan melalui pendekatan visual yang menyesatkan opini publik. Sikap ini ditegaskan bukan sebagai bentuk antipati terhadap kritik, melainkan upaya menjaga marwah pers agar tetap berada dalam koridor tanggung jawab publik.

Terkait persoalan ini, DPW Partai NasDem Sumatera Barat menyampaikan lima poin tuntutan:

  1. Mendesak Majalah Tempo segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Surya Paloh dan seluruh kader Partai NasDem melalui media cetak maupun daring milik Tempo.
  1. Meminta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat untuk meneruskan keberatan resmi ini kepada Dewan Pers sebagai bentuk pengawasan terhadap praktik jurnalistik yang dinilai melanggar etika.
  1. Menyatakan bahwa sampul majalah tersebut telah melukai perasaan kader Partai NasDem di Sumatera Barat serta berpotensi menimbulkan persepsi publik yang tidak adil.
  1. Mendesak Dewan Pers untuk melakukan evaluasi dan penegakan kode etik jurnalistik terhadap media yang bersangkutan guna menjaga marwah pers nasional.
  1. Menegaskan bahwa seluruh jajaran partai hingga tingkat bawah tetap solid dalam menyikapi persoalan ini.