Sawahlunto – Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) menjadi sorotan dunia melalui penyelenggaraan We Are Site Managers (WASM) International Symposium edisi kedua. Simposium yang berlangsung di kota warisan dunia UNESCO ini, tepatnya di Kantor PTBA UPO yang difungsikan sebagai lokasi acara, mempertemukan para manajer situs warisan dunia dari berbagai negara.
Pertemuan internasional ini, yang mempertemukan 35 pembicara dari 15 negara, menjadi wadah penting bagi para pengelola situs warisan dunia. Mereka yang menjadi garda terdepan dalam menjalankan Konvensi UNESCO 1972, memiliki tanggung jawab besar dalam melestarikan dan melindungi Nilai Universal Luar Biasa (OUV) dari situs yang mereka kelola.
Simposium ini merupakan kelanjutan dari serangkaian pertemuan yang dimulai sejak 2017 di Krakow, Polandia, dan berlanjut hingga 2023 di Riyadh, Arab Saudi, dalam forum Komite Warisan Dunia UNESCO. Edisi pertama WASM telah sukses digelar pada tahun 2024 di George Town, Penang, Malaysia.
Melalui simposium di Sawahlunto, WTBOS tidak hanya dipromosikan secara global, tetapi juga menjadi platform untuk berbagi pengalaman, masukan, dan praktik baik dalam pengelolaan warisan dunia. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia, memperkaya pengetahuan manajemen situs, serta menghasilkan “WTBOS Document” yang akan dipublikasikan secara internasional dengan nama We Are Site Managers.
Simposium ini mengangkat sejumlah tema besar, termasuk “Recap of We Are Site Managers 2024,” “We Are Site Managers 2025,” “Introduction of Sawahlunto Document and Action Plans,” “World Heritage Site Management in Indonesia: Potentials and Challenges,” “Industrial Heritage Management,” “World Heritage Community and Ownership,” “World Heritage Identity, Interpretation and Presentation,” “Resources for Site Managers,” dan “Disaster Risk Management.” Agenda acara meliputi diskusi, pertukaran pengalaman, hingga penyusunan rencana aksi bersama untuk memperkuat jaringan para site manager warisan dunia.






