Solok Selatan – Kawasan Sungai Bangko disterilkan dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menyusul operasi penindakan yang dilakukan Tim Trisula Polres Solok Selatan, Selasa (4/8/2026). Petugas terpaksa memusnahkan sejumlah peralatan tambang di lokasi karena para pelaku diduga telah melarikan diri sebelum aparat tiba.
Operasi yang dipimpin IPDA Lase ini merupakan respons cepat kepolisian atas laporan masyarakat terkait maraknya tambang ilegal. Meski harus menempuh perjalanan darat selama lima jam, tim tetap bergerak menuju target operasi.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati area tambang sudah ditinggalkan dalam kondisi kosong. Kuat dugaan, rencana kedatangan polisi telah bocor sehingga para penambang liar sempat melarikan diri.
Tidak ingin membiarkan fasilitas tambang kembali beroperasi, petugas mengambil langkah tegas dengan membakar sarana pendukung, termasuk asbuk atau kotak penyaring emas. Selain itu, garis polisi juga dipasang di area tersebut guna memastikan aktivitas ilegal terhenti.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam melindungi lingkungan. Ia menyebut tindakan tersebut adalah bentuk respons terhadap keluhan masyarakat terkait kerusakan alam.
“Polda Sumbar beserta polres jajaran berkomitmen penuh memberantas aktivitas penambangan ilegal yang terbukti merusak lingkungan. Ini respons cepat kami atas laporan masyarakat,” ujar Susmelawati.
Senada dengan hal itu, Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi menyatakan pihaknya akan meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan. Hal ini dilakukan untuk menjamin lokasi tersebut tidak disalahgunakan kembali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat dan merusak alam Solok Selatan. Penegakan hukum yang tegas dan humanis akan terus kami kedepankan,” tegas Andreanaldo.
Setelah memastikan seluruh area dalam kondisi steril, tim kembali ke markas sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga kini, pengawasan ketat terus diintensifkan oleh Polres Solok Selatan guna mencegah munculnya kembali praktik tambang liar di wilayah hukumnya.






