Tim Gabungan Evakuasi Warga Terjebak Banjir Kota Padang

oleh -7 Dilihat
banjir-landa-kota-padang,-camat-rozaldi-rosman-imbau-warga-tinggalkan-bantaran-sungai
Banjir Landa Kota Padang, Camat Rozaldi Rosman Imbau Warga Tinggalkan Bantaran Sungai

Padang – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) memicu banjir di sejumlah titik, memaksa tim gabungan BPBD dan pemerintah kecamatan bergerak cepat mengevakuasi warga. Prioritas utama petugas saat ini adalah menjamin keselamatan jiwa masyarakat yang terjebak di tengah kepungan air.

Banjir terpantau merendam pemukiman di Kecamatan Kuranji, Nanggalo, hingga sebagian wilayah Kecamatan Pauh. Tingginya debit air membuat warga terpaksa mengungsi demi menghindari ancaman bahaya yang lebih besar.

Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, turun langsung memimpin proses evakuasi di kawasan Lapau Munggu, Guo, Kampung Tanjung, dan Korong Gadang. Ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berada di lokasi yang berada di pinggir sungai karena kondisi cuaca masih berpotensi menyebabkan debit air meningkat. Saat ini proses evakuasi warga terdampak masih terus dilakukan bersama BPBD,” ujar Rozaldi Rosman.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Nanggalo, khususnya di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Lapai, dan Gurun Laweh. Camat Nanggalo, David Ferdinand, mengungkapkan bahwa timnya tengah berupaya keras menjangkau warga di titik-titik yang sulit diakses.

“Saat ini kami masih melakukan koordinasi terkait warga yang terjebak di lokasi banjir. Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem dan menjauhi daerah-daerah yang rawan banjir demi keselamatan bersama,” tegas David Ferdinand.

Hingga Senin sore, petugas gabungan masih berupaya keras menembus akses jalan yang terhambat banjir untuk melakukan pendataan dan penyelamatan. Pemerintah Kota Padang juga menginstruksikan warga agar terus memantau informasi resmi.

Masyarakat diminta untuk segera melapor kepada petugas jika membutuhkan bantuan evakuasi darurat. Kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan tetap menjadi poin utama yang ditekankan pemerintah kepada warga di wilayah terdampak.