Polda Sumbar Perkuat Keamanan Demi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

oleh -16 Dilihat

Padang – Upaya mendongkrak kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat kini didukung dengan sistem pengamanan yang lebih ketat. Polda Sumbar resmi menggandeng Dinas Pariwisata dan Satpol PP setempat untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan di seluruh destinasi wisata.

Komitmen ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Tata Kelola Pengamanan Kawasan Wisata Berbasis Kolaborasi di Mapolda Sumbar, Jumat (24/7/2026). Inisiatif yang digagas Ditpamobvit Polda Sumbar ini turut diawasi langsung oleh Auditor Madya Tk. II Sispamobvitnas Baharkam Polri, Kombes Pol. Adrian Indra Nurinta.

Kombes Pol. Adrian menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di atas segalanya. Menurutnya, kolaborasi ini harus mampu menciptakan lingkungan wisata yang aman agar kepercayaan pengunjung meningkat.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan pelaksanaan pengamanan di kawasan wisata. Ada tiga hal yang harus kita ciptakan bersama, yaitu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Keselamatan adalah hukum tertinggi,” ujar Kombes Pol. Adrian.

Polda Sumbar menyatakan kesiapannya untuk mengawal penuh implementasi kebijakan ini di lapangan. Kehadiran negara di sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa sistem pengamanan yang komprehensif akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ia meyakini bahwa lingkungan yang aman akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Polda Sumbar menyambut baik serta siap mengawal implementasi Nota Kesepahaman Tata Kelola Pengamanan Kawasan Wisata Berbasis Kolaborasi ini. Kehadiran Polri bersama Dinas Pariwisata dan Satpol PP Provinsi Sumbar merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk memberikan jaminan salus populi suprema lex esto-keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ungkap Kombes Pol. Susmelawati.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih profesional dan berdaya saing. Dengan terciptanya iklim yang kondusif, sektor pariwisata di Ranah Minang diharapkan terus berkelanjutan ke depannya.