Dua Jurnalis Raih Umrah di JNE Content Competition 2026

oleh -14 Dilihat
puncak-penghargaan-jne-content-competition-2026,-wadah-kreativitas-anak-bangsa
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Jakarta – Sebanyak 5.273 karya kreatif dari seluruh Indonesia telah berkompetisi dalam ajang JNE Content Competition 2026. Dari ribuan peserta, dua jurnalis, Utomo Priyambodo dan Idris Prasetiawan, berhasil keluar sebagai pemenang utama dengan predikat “Best of The Best”.

Atas prestasi tersebut, keduanya berhak mendapatkan hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah. Penghargaan diserahkan langsung pada puncak acara yang digelar di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan.

Kompetisi tahunan yang telah memasuki edisi ke-13 ini menantang para peserta untuk menuangkan ide melalui kategori karya tulis, foto, video, hingga desain. Tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” diangkat guna menangkap sisi humanis di balik pengiriman paket.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, bangga melihat tingginya partisipasi anak bangsa dalam kompetisi ini. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menjadi wadah bagi talenta kreatif dalam menebar dampak positif.

“Kami ingin merayakan beragam cerita, mulai dari perjuangan UMKM hingga kebahagiaan sederhana yang diantar dalam sebuah paket. Komitmen kami adalah terus mendukung setiap talenta untuk tumbuh dan berbagi dampak positif,” ujar Feriadi.

Apresiasi senada datang dari Chairman ILTHABI REKATMA, Ilham Akbar Habibie. Ia menilai ajang ini membuktikan besarnya potensi inovasi yang dimiliki oleh generasi muda Indonesia.

“Saya melihat semangat yang sangat luar biasa dari para kreator muda Indonesia. Semoga kompetisi ini terus menjadi wadah yang berkelanjutan bagi talenta baru untuk membawa Indonesia lebih maju,” tutur Ilham.

Sementara itu, juri kategori Writing Nasional, Maman Suherman, memuji kedalaman emosional karya-karya yang masuk. Menurutnya, banyak peserta berhasil mengangkat narasi humanis yang menyentuh di balik aktivitas logistik.

Utomo Priyambodo, salah satu pemenang utama, mengaku tidak menyangka karyanya akan mendapat apresiasi tertinggi. Penghargaan ini menjadi pemacu semangat baginya untuk terus menyajikan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi publik.

“Karya saya tentang inspirasi layanan JNE yang menyentuh sisi kemanusiaan ternyata diapresiasi sejauh ini. Terima kasih JNE, ini menjadi dorongan besar untuk terus berkarya,” ungkap Utomo.

Selain kategori jurnalis, ajang ini juga memberikan ruang bagi pelajar untuk unjuk gigi. Salah satunya Teza Syahrudin, mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, yang mengaku mendapatkan pengalaman berharga untuk terus mengeksplorasi kreativitas di bidang fotografi.