Perempuan Minang Memasak Nasi Padang Meriahkan HJK Padang

oleh -194 Dilihat
perempuan-minang-akan-“live-cooking”-di-hjk-padang-ke-356
Perempuan Minang Akan “Live Cooking” di HJK Padang ke-356

Padang – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, Pemerintah Kota Padang akan menggelar kegiatan “Live Cooking Nasi Padang As A Brand” yang bertujuan untuk menyoroti dan melestarikan keahlian kuliner perempuan Minangkabau. Acara ini akan berlangsung di Jembatan Siti Nurbaya dan Kota Tua pada 9 Agustus 2025.

Fauzan Ibnovi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi ajang kompetisi memasak yang dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat. “Kegiatan memasak ini dapat disaksikan secara langsung dan diperlombakan,” ujarnya pada Senin (28/7/2025).

Peserta lomba akan terdiri dari kelompok atau tim yang masing-masing beranggotakan lima orang. Setiap tim akan mewakili unsur Bundo Kanduang, PKK, Majelis Taklim, dan perwakilan dari setiap kecamatan. Mereka akan beradu kebolehan dalam memasak masakan khas Padang.

Untuk mendukung kegiatan ini, setiap kelompok akan diberikan dana sebesar Rp500 ribu yang diperuntukkan bagi pembelian bahan-bahan pokok masakan. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan hidangan Padang yang otentik dan berkualitas.

Penilaian masakan akan dilakukan oleh juri yang kompeten di bidang kuliner, termasuk dari kalangan “Master Chef” dan chef ternama, William Wongso. “Masakan akan dinilai oleh juri dari ‘Master Chef’ serta chef terkenal, William Wongso,” kata Fauzan Ibnovi.

Indikator penilaian dalam lomba ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kemampuan tim dalam memanfaatkan anggaran belanja secara efisien, yang dibuktikan dengan faktur pembelian, hingga kreativitas dalam menyajikan menu dan variasi masakan dengan tetap mempertahankan cita rasa Minang. Selain itu, kekompakan tim, keseragaman pakaian, cara penyajian, dan durasi memasak juga akan menjadi faktor penentu dalam penilaian.

Fauzan Ibnovi menambahkan, “Termasuk jumlah viewers pada saat live streaming dari masing-masing tim ketika memasak, kita harapkan juga dukungan dari masing-masing kelurahan maupun kecamatan di kegiatan ini.” Ia berharap kegiatan ini dapat memicu dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat Kota Padang.