Percepat Perbaikan Jalan Nasional, Wagub Vasko Minta Warga Bersabar

oleh -16 Dilihat
wagub-vasko-minta-masyarakat-bersabar-selama-peningkatan-jalan-padang–solok
Wagub Vasko Minta Masyarakat Bersabar Selama Peningkatan Jalan Padang–Solok

SOLOK – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya menekan angka kerusakan jalan di jalur strategis Padang-Solok-Sawahlunto dengan menerapkan sistem buka-tutup lalu lintas. Langkah ini diambil menyusul dimulainya proyek peningkatan kualitas infrastruktur menggunakan konstruksi rigid beton.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, meninjau langsung progres pengerjaan di Nagari Talang, Kabupaten Solok, Minggu (2/8/2026). Ia menyadari bahwa proyek tersebut memicu kemacetan, namun menegaskan bahwa kenyamanan jangka panjang menjadi prioritas utama.

“Kalau kita ingin jalan yang lebih baik, tentu ada proses yang harus dilalui. Salah satu risikonya memang kemacetan. Mau tidak mau kita harus menghadapi itu, karena kalau tidak, kondisi jalan akan terus rusak,” ujar Vasko.

Vasko meminta masyarakat untuk bersabar dan mematuhi instruksi petugas demi kelancaran proyek. Menurutnya, pembangunan ini adalah investasi krusial untuk menjamin keselamatan berkendara dan mendukung kelancaran distribusi logistik ekonomi.

“Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersabar, tertib, dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” tambah Vasko.

Guna mengurai kepadatan kendaraan, otoritas terkait memberlakukan sistem buka-tutup setiap 15 menit. Pengendara juga diimbau menggunakan jalur alternatif, yakni ruas Jawi-Jawi-Guguak dan ruas Sari Manggis.

Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II BPJN Sumbar, Masudi, menjelaskan bahwa pemilihan rigid beton didasarkan pada kajian teknis untuk memperpanjang usia pakai jalan. Saat ini, pengerjaan konstruksi beton di Nagari Talang mencakup bentang jalan sepanjang satu kilometer.

Selain peningkatan konstruksi, BPJN Sumbar turut melakukan rehabilitasi minor di tujuh lokasi sepanjang 3.197 meter. Perbaikan tersebut mencakup pelapisan ulang aspal (AC-WC), pembangunan bahu jalan beton, hingga perbaikan struktur pondasi agregat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan koordinasi intensif dengan BPJN terus dilakukan agar target pengerjaan tercapai. Vasko berharap dukungan publik agar infrastruktur ini segera tuntas dan memberikan manfaat maksimal bagi mobilitas masyarakat.