Gubernur Mahyeldi Resmi Buka Diklat Paskibraka Sumbar 2026

oleh -22 Dilihat
gubernur-mahyeldi:-paskibraka-bukan-sekadar-pengibar-bendera,-tetapi-wadah-pembentukan-karakter-calon-pemimpin-bangsa
Gubernur Mahyeldi: Paskibraka Bukan Sekadar Pengibar Bendera, tetapi Wadah Pembentukan Karakter Calon Pemimpin Bangsa

Padang – Sebanyak 54 putra-putri terbaik Sumatera Barat resmi menjalani masa karantina untuk persiapan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membuka masa pemusatan diklat tersebut di Auditorium Gubernuran, Sabtu (1/8/2026).

Selama 18 hari ke depan, para peserta akan ditempa dengan berbagai materi kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga kepemimpinan. Agenda ini menjadi tahapan krusial guna mematangkan kesiapan fisik dan mental sebelum bertugas pada HUT ke-81 Republik Indonesia.

Gubernur Mahyeldi menyebutkan, pelatihan ini bukan sekadar persiapan seremonial pengibaran bendera. Ia menilai Paskibraka merupakan kawah candradimuka untuk mencetak calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Sebagai generasi penerus, kalian mewarisi semangat perjuangan para pendahulu. Saya berharap dari Paskibraka inilah akan lahir pemimpin masa depan, mulai dari tokoh bangsa hingga Presiden Republik Indonesia,” ujar Mahyeldi saat memberikan arahan kepada para peserta.

Ia berpesan agar karakter disiplin dan integritas yang terbentuk selama masa karantina dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, jiwa nasionalisme harus menjadi fondasi kuat bagi para pemuda dalam berkontribusi bagi negara.

Di sisi lain, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumbar, Donny Rahma Saputra, memastikan seluruh peserta telah terpilih melalui proses seleksi ketat. Penilaian dilakukan mencakup aspek kesehatan, intelegensia, hingga rekam jejak kepribadian sesuai standar nasional.

“Pelaksanaan diklat ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022. Para peserta akan menerima pembinaan ideologi Pancasila, revolusi mental, hingga praktik teknis baris-berbaris,” jelas Donny.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menaruh harapan besar agar para calon Paskibraka ini mampu menjadi agen perubahan. Mereka diharapkan tidak hanya cakap dalam tugas kenegaraan, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda dalam merawat persatuan dan kemajuan daerah.