Pemprov Sumbar Latih ASN Sigap Hadapi Bencana Alam

oleh -9 Dilihat

Padang – Sebanyak 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjalani pelatihan intensif manajemen bencana. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan daerah terhadap ancaman bencana alam yang kerap mengintai wilayah tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa kesiapan SDM merupakan kunci utama dalam menjaga keberlangsungan layanan publik saat kondisi darurat. Menurutnya, aparatur harus memiliki kompetensi mumpuni untuk bertindak cepat dan terkoordinasi.

“Keberhasilan penanggulangan bencana sangat bergantung pada kualitas SDM yang mampu bekerja cepat, tepat, terkoordinasi, dan profesional,” ujar Mahyeldi saat membuka kegiatan di BPSDM Sumbar, Senin (13/7/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama 10 hari ini menggunakan metode blended learning, yang mengombinasikan sesi daring dengan klasikal. Peserta juga digembleng melalui simulasi lapangan seperti Tabletop Exercise (TTX) dan Command Post Exercise (CPX).

Plt Kepala BPSDM Sumbar, Medi Iswandi, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk mencakup seluruh siklus manajemen bencana. Fokus utamanya mulai dari mitigasi hingga tahapan krusial rekonstruksi pascabencana.

“Pelatihan ini melahirkan aparatur yang tangguh dan adaptif. Kami ingin mereka menjadi penggerak budaya sadar bencana di unit kerja masing-masing,” tutur Medi.

Dalam pelatihan ini, para ASN dibekali berbagai keahlian strategis, termasuk manajemen risiko dan sistem komando darurat. Mahyeldi berharap, melalui penguatan jejaring lintas sektor, para peserta mampu menjadi agen perubahan yang memperkokoh ketangguhan Sumbar di masa depan.