BAZNAS Suntik Rp1,9 Miliar, Tenun Ampalu Mendunia

oleh -13 Dilihat
zakat-produktif-jadi-penggerak-pemulihan-ekonomi,-gubernur-luncurkan-kampung-zakat-ampalu
Zakat Produktif Jadi Penggerak Pemulihan Ekonomi, Gubernur Luncurkan Kampung Zakat Ampalu

Limapuluh Kota – Upaya pengentasan kemiskinan di Nagari Ampalu, Kabupaten Limapuluh Kota, kini difokuskan melalui modernisasi industri tenun lokal. BAZNAS RI bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyuntikkan dana sebesar Rp1,9 miliar untuk memperkuat produktivitas para pengrajin setempat.

Program bertajuk Zakat Community Development (ZCD) Kampung Zakat ini resmi diluncurkan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, pada Kamis (9/7/2026). Inisiatif ini dirancang untuk mengubah pola penyaluran zakat dari yang bersifat konsumtif menjadi modal usaha produktif.

“Zakat harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang melahirkan usaha-usaha produktif serta mempercepat kebangkitan ekonomi daerah,” tegas Mahyeldi dalam sambutannya.

Mahyeldi berharap intervensi ini dapat mendorong para penerima manfaat untuk beralih status dari mustahik menjadi muzakki. Ia optimistis produk tenun khas Nagari Ampalu memiliki daya saing yang cukup kuat untuk menembus pasar internasional.

Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, menambahkan bahwa dana tersebut tidak hanya menyasar sektor tenun, tetapi juga mencakup pengembangan sektor pertanian. Pihaknya kini telah melengkapi para pengrajin dengan peralatan modern serta sistem penggajian yang lebih terjamin.

“Kami menghadirkan peralatan modern, pelatihan, hingga fasilitas produksi agar produktivitas meningkat. Harapannya, produk tenun Ampalu mampu mendunia melalui jaringan BAZNAS,” jelas Mahdum.

Dukungan terhadap program ini turut diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang berkomitmen mengawal keberlanjutan ekonomi warga. Selain bantuan modal, PT PLN (Persero) UP3 Payakumbuh juga memberikan kontribusi berupa penyambungan listrik gratis bagi tujuh keluarga prasejahtera di lokasi tersebut.