Pemprov Sumbar Kebut 18 Proyek Infrastruktur Senilai Rp258 Miliar

oleh -18 Dilihat
pemanfaatan-dana-tkd-di-dinas-bmcktr-sumbar-untuk-18-program-strategis-berjalan-sesuai-rencana
Pemanfaatan Dana TKD di Dinas BMCKTR Sumbar untuk 18 Program Strategis Berjalan Sesuai Rencana

Padang – Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat memastikan 18 proyek infrastruktur strategis tetap berjalan sesuai jadwal. Sebanyak Rp258,45 miliar dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) dikucurkan untuk mempercepat pembangunan tersebut.

Hingga akhir Juli 2026, realisasi fisik pekerjaan telah menyentuh angka 20,53 persen. Sementara itu, penyerapan anggaran tercatat baru mencapai Rp20,84 miliar atau sekitar 8,06 persen dari total dana yang dialokasikan.

Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades, menepis anggapan adanya keterlambatan proyek. Menurutnya, capaian fisik 20 persen saat ini merupakan tahapan yang wajar mengingat setiap proyek harus melalui proses teknis dan administrasi yang ketat.

“Sebagian besar kegiatan sudah mulai berjalan. Per 31 Juli kemarin, realisasi keuangannya telah mencapai 8,06 persen dan realisasi fisiknya sebesar 20,53 persen,” ungkap Armizoprades di Padang, Jumat (7/8/2026).

Armizoprades menjelaskan bahwa porsi anggaran terbesar difokuskan pada perbaikan jalan provinsi senilai Rp104,39 miliar dan rekonstruksi jalan sebesar Rp49,03 miliar. Sisa anggaran lainnya dialokasikan untuk pembangunan jembatan, penyediaan air minum, hingga sistem drainase perkotaan.

Pihaknya optimistis seluruh agenda pembangunan tersebut akan rampung tepat waktu pada Desember 2026. Armizoprades juga mengimbau masyarakat untuk memaklumi potensi gangguan lalu lintas akibat aktivitas di lapangan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pekerjaan berlangsung terdapat gangguan terhadap kenyamanan maupun kelancaran lalu lintas. Hal tersebut merupakan konsekuensi dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang manfaatnya akan dirasakan bersama,” tegasnya.